Beranda Peristiwa Biarkan Batching Plant Tetap Beroperasi, Kolase Tuding Satpol-PP Lebak ‘Masuk Angin’

Biarkan Batching Plant Tetap Beroperasi, Kolase Tuding Satpol-PP Lebak ‘Masuk Angin’

Aksi Kolase di depan PT BBS Lebak. (Sandi/bantennews)

LEBAK – Koalisi Lebak Selatan (Kolase) menggelar aksi unjuk rasa di depan batching plant PT. Bintang Beton Selatan (BBS) yang berada di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Senin (15/12/2025).

Aksi itu dipicu lantaran PT BBS diduga tak memiliki izin. Massa juga menuding Satpol PP Kabupaten Lebak tutup mata.

Di sela aksi, sebagai bentuk kekecewaannya karena tidak bisa bertemu dengan pengusaha, para pengunjuk rasa membakar ban di depan PT BBS.

Koordinator aksi, Asep Supriatna mengatakan bahwa massa aksi menduga batching plant milik PT BBS ini tidak memiliki izin lengkap dalam pelaksanannya.

“Dulu batching plant milik PT BBS ini kan sudah ditutup, tapi dua bulan kemudian dibuka kembali karena ada proyek pemerintah yang ready mix-nya dipasok oleh PT BBS,” kata Asep saat berorasi.

Ia mengungkapkan, Kolase sudah pernah beraudensi dengan pihak Satpol PP Kabupaten Lebak, bahkan pihak Satpol-PP pun berencana akan sidak dan menutup jika memang tidak berizin.

“Tapi dalam kenyataannya pihak Satpol-PP Lebak tutup mata dan mengacuhkan aktivitas batching plant yang tidak berizin. Kami pun menduga kalau Satpol-PP Kabupaten Lebak ‘masuk angin’,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kolase menuntut agar batching plan PT BBS ditutup karena melabrak aturan Perda Kabupaten Lebak Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kepmen ATR/BPN Nomor 1589/SK-HK.02.01/XII/2021 dan Undang-undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

“Kami meminta agar Bupati Lebak segera mencopot Kasatpol PP Kabupaten Lebak sebagai penegak Perda yang tidak berani tegas dan menjalankan tupoksinya. Proyek pemerintah baik APBN, APBD Provinsi Banten maupun APBD Kabupaten tidak menggunakan ready mix batching plant PT. BBS yang legalitasnya tidak jelas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Sumur Tangkap Buaya Pemakan Ternak

Sementara itu Humas PT BBS, Jamal menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan oleh Kolase hal yang wajar. Namun demikian, menurutnya massa aksi salah sasaran kalau melakukan aksi di perusahaan tersebut.

“Jelas ini salah sasaran, kalau mau ya demonya di Satpol-PP Kabupaten Lebak,” ucapnya.

Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd