KAB. TANGERANG – Potongan besi akibat ledakan di pabrik bata ringan di Jalan Raya Serang–Jakarta Km 22, diduga tak hanya terlempar ke permukiman warga, tetapi juga menghantam pabrik lain di sekitar lokasi.
Ledakan yang terjadi di pabrik milik PT Jaya Celcon Prima pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB itu mengguncang kawasan Kampung Kawidaran, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Ledakan tersebut memicu hujan debu menyerupai semen dan pasir yang menyebar ke lingkungan warga. Sejumlah saksi bahkan mengira telah terjadi insiden jatuhnya pesawat, menggambarkan betapa dahsyatnya ledakan yang terdengar hingga radius cukup jauh.
Tak hanya debu, potongan logam berupa komponen mesin pabrik juga beterbangan ke berbagai arah. Salah satu potongan besi berbentuk cetakan (molding) bata ringan diduga mendarat di area pabrik lain yang berdekatan.
Informasi itu pertama kali mencuat dari unggahan akun Instagram @infobalaraja. Dalam video yang diunggah, tampak sebuah besi berbentuk persegi empat tergeletak di tengah area pabrik, dengan lubang besar di atap bangunan yang diduga akibat hantaman benda tersebut.
“Tuh min, pabrik saya kena cetakan hebel. Itu molding tungku cetakan hebel, min. Besi itu sampe terbang ke pabrik tempat saya kerja. Untung gak ada orang,” tulis akun tersebut yang dikutip Bantennews.
Saat dikonfirmasi, Penanggung Jawab Produksi PT Jaya Celcon Prima, Wildan, belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Nanti besok saya cek,” ujarnya singkat melalui pesan.
Pantauan Bantennews.co.id pada pukul 17.20 WIB atau beberapa jam setelah ledakan menunjukkan aktivitas pabrik masih berjalan normal. Sejumlah kendaraan keluar-masuk membawa bahan produksi, dan mesin-mesin terlihat tetap menyala. Hal ini juga dibenarkan oleh Wildan saat dimintai keterangan langsung.
“Tidak (dihentikan),” ucapnya singkat.
Penulis: Saepulloh
Editor: Usman Temposo
