Beranda Advertorial Berikan Fasilitas dan Pelatihan Manajemen Upaya Disperindag Cilegon Dorong IKM Berdaya Saing

Berikan Fasilitas dan Pelatihan Manajemen Upaya Disperindag Cilegon Dorong IKM Berdaya Saing

261
0

CILEGON – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon terus berupaya meningkatkan daya saing Industri Kecil Menengah (IKM). Salah satu upayanya yakni memberikan fasilitas dan melatih manajemen IKM sehingga bisa lebih berkembang.

Kepala Disperindag Kota Cilegon, Tb Dikrie Maulawardhana mengatakan tugas memfasilitasi kemitraan adalah bagian tanggung jawab pemerintah daerah dan pemerintah pusat sebagaimana terdapat pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.

Hal tersebut agar industri besar mampu memberikan kemudahan kepada berbagai akses kepada IKM. “Sehingga IKM tumbuh dan berkembang secara baik,” ujarnya.

Dia menyatakan saat ini di Kota Cilegon ada sekitar 903 IKM dan 150 industri besar. Kata dia, antara IKM dan industri besar harus bisa membangun kemitraan dengan baik.

“Ini menjadi tugas kami agar keduanya terbangun kerja sama yang baik dan menguntungkan. Kami meyakini dengan adanya kemitraan maka akan berdampak pada adanya kepastian pasar,” terangnya.

Dia menuturkan dengan adanya kemitraan yang baik IKM bisa belajar untuk terus melakukan perbaikan kualitas produk, sumber daya manusia (SDM), sistem manajemen mutu, sehingga mampu memenuhi kebutuhan dan kriteria dari industri besar.

“IKM juga bisa meningkatkan akses informasi dan teknologi agar menjadi sosok mitra yang berdaya saing. Termasuk soal akses pendanaan yang selama ini menjadi kendala, juga nanti bisa terbantu. Kami meyakini IKM akan banyak belajar dengan adanya kemitraan terutama soal produk dan manajemennya,” paparnya.

Saat ini ungkap Dikrie, dalam mendorong pengembangan IKM Disperindag Kota Cilegon melakukan kebijakan yang bisa melakukan pengembangan daya saing dengan memberikan fasilitas dan penguatan standar produk.

“Kami juga ingin mereka berdaya saing. Dengan banyaknya IKM yang terus tumbuh di kota Cilegon juga diharapkan bisa menyerap tenaga kerja. Sebab, IKM merupakan bagian industri yang cukup banyak menyerap tenaga kerja, melalui peluang kerja dan menciptakan pengusaha,” imbuhnya. (ADV)