
TANGERANG – Warga mengeluhkan kondisi kabel utilitas yang semrawut serta lampu lalu lintas (lalin) yang tertutup rimbunnya tanaman liar di Jalan Aria Wangsakara, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Persoalan yang disebut telah berlangsung selama berbulan-bulan itu dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Hingga Kamis (5/11/2026), kondisi tersebut dilaporkan belum mendapatkan penanganan. Warga pun meminta Pemerintah Kota Tangerang segera turun tangan untuk memeriksa dan membenahi fasilitas umum di kawasan tersebut.
Keluhan itu disampaikan Sugandi (64), warga setempat, melalui sebuah rekaman video yang memperlihatkan kondisi infrastruktur di sekitar kawasan sekolah di Jalan Aria Wangsakara.
Dalam rekaman tersebut, Sugandi menunjukkan kondisi kabel yang terlihat tidak tertata serta lampu lalu lintas yang terhalang rimbunnya tanaman liar. Ia menyayangkan persoalan tersebut seolah luput dari perhatian instansi terkait, meskipun sudah berlangsung cukup lama.
“Ini tempatnya di Jalan Aria Wangsakara, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci. Kejadian ini sudah berbulan-bulan, seperti tidak pernah ada pejabat terkait lewat,” keluh Sugandi dalam rekaman video yang diambil tepat di depan area sekolah, Kamis (5/11/2026).
Menurut warga, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius karena menyangkut fasilitas umum dan keselamatan masyarakat. Terlebih, lokasi berada di sekitar kawasan sekolah yang setiap hari menjadi tempat aktivitas pelajar, orang tua, dan pengguna jalan lainnya.
Persoalan pertama yang menjadi sorotan adalah jaringan kabel utilitas yang terlihat semrawut di sepanjang pinggir jalan. Penataan kabel yang tidak teratur perlu mendapat pemeriksaan dari instansi maupun penyedia layanan terkait untuk memastikan instalasi tersebut tidak membahayakan masyarakat.
Kabel yang menjuntai atau tidak terpasang dengan baik berpotensi menimbulkan risiko apabila mengalami kerusakan, terlepas, atau mengganggu aktivitas di sekitar jalan. Karena itu, penataan jaringan utilitas dinilai perlu segera dilakukan agar lebih aman dan tidak merusak estetika lingkungan perkotaan.
Selain kabel, keberadaan tanaman liar yang tumbuh rimbun juga menjadi perhatian warga. Dedaunan dan ranting pohon dilaporkan menutupi lampu lalu lintas sehingga berpotensi mengurangi visibilitas pengendara ketika melintas di kawasan tersebut.
Kondisi ini perlu segera diperiksa, termasuk memastikan apakah diperlukan pemangkasan tanaman atau perbaikan fasilitas lalu lintas. Keberadaan lampu lalu lintas yang terlihat jelas sangat penting untuk membantu pengendara membaca isyarat dan mengantisipasi pergerakan kendaraan lain.
Warga khawatir apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, fungsi fasilitas lalu lintas tidak dapat berjalan optimal dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada jam-jam padat aktivitas masyarakat.
Sugandi berharap Pemerintah Kota Tangerang tidak sekadar menerima keluhan masyarakat, tetapi juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ia meminta wali kota menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
“Mohonlah Pak Wali Kota Tangerang nih ditinjau lokasi ini,” harapnya.
Warga berharap penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penertiban kabel utilitas hingga pemangkasan tanaman yang menghalangi fasilitas lalu lintas. Dengan begitu, kondisi jalan dapat kembali tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kota Tangerang maupun instansi terkait mengenai keluhan warga tersebut, termasuk rencana penanganan kabel semrawut dan lampu lalu lintas yang tertutup tanaman liar di Jalan Aria Wangsakara.
Penulis: Mg-Dwi Muksin Yulianto
Editor: Usman