Beranda Sosok Berbekal SKTM, Pria Asal Pandeglang Ini Sekolah Hingga Kuliah ke Belanda

Berbekal SKTM, Pria Asal Pandeglang Ini Sekolah Hingga Kuliah ke Belanda

3445
0
Ade Jaya Suryani berbagi cerita kepada para peserta webinar beasiswa Cendekiawan Kampung 2020

SERANG – Ade Jaya Suryani berbagi cerita kepada para peserta webinar beasiswa Cendekiawan Kampung 2020 terkait perjalanan studinya sampai bisa ke Universitas Leiden. Ade yang besar di sebuah kampung di Cibaliung, Kabupaten Pandeglang menceritakan jejak pahitnya selama masa studi dasar sampai menengah atas.

“Orang yang tidak mampu secara finansial seperti saya, bingung mau ngapain-ngapain. Saya sekolah dari MTs sampai Madrasah Aliyah bersurat keterangan tidak mampu,” terangnya.

Sebagai seorang yang berasal dari keluarga tidak mampu Ade Jaya menghadapi kegetiran itu sebagai pompa semangat. Ia berpesan pada para peserta webinar dari berbagai kampus dan daerah di Indonesia agar terus belajar dan berjuang karena itu juga bentuk ibadah.





“Bekerja dan belajar adalah ibadah, perjuangkanlah belajar di tengah-tengah kelelahan bekerja. Egoislah sedikit agar kehidupan di masa depan yang mudah,” pesannya, yang menempuh S2 dan S3 di Belanda dengan beasiswa LPDP.

*Sedekah Tiket*

Webinar beasiswa Cendekiawan Kampung 2020 tersebut diikuti 50-an peserta dengan skema donasi tas sekolah untuk yatim/dhuafa melalui program #MenggendongHarapan. Setiap donasi 1 buah tas senilai 120 ribu rupiah, donatur berhak mendapatkan tiket yang bisa digunakannya sendiri atau disedekahkan kepada yang memerlukan.

Pada momen Ramadan ini, mayoritas donatur memilih mensedekahkan tiketnya kepada yang membutuhkan, baik mahasiswa maupun dosen yang sedang ikhtiar mendapatkan beasiswa.

Sella Zelin dari UNMA Banten adalah satu dari sekian yang beruntung mendapat rekomendasi ikut webinar dengan skema tersebut.

“Saya merasa terhormat dan beruntung karena disponsori tiket oleh orang baik yang bahkan belum pernah bertemu saya sebelumnya. Terima kasih Pak Kusmawan dari Palu, tiket dari bapak jadi energi buat saya mengejar beasiswa untuk kuliah di National University of Singapore yang saya impikan.”

*Kesan Peserta*

Webinar yang dilaksanakan sebanyak dua sesi ini meninggalkan kesan tersendiri bagi para peserta yang mengikutinya.
Iwan Setiawan, mahasiswa Univeristas Nahdlatul Ulama Jakarta, menuturkan bahwa ia makin semangat untuk melanjutkan studi sampai jenjang yang lebih tinggi.

Siti Faiqoh dari UIN SMH Banten mengungkapkan hal yang sama, dengan adanya webinar ia mempunyai gambaran untuk memulai langkah studi lanjutannya.

“Kedua pemateri menyampaikan materi dengan baik. Sehingga saya semakin termotivasi untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Selain mendapatkan informasi terkait beasiswa LPDP, saya juga belajar banyak hal mengenai pentingnya pendidikan dan mempunyai gambaran bagaimana kami harus memulai,” ujarnya.

Ucapan terima kasih dan apresiasi dari para peserta mengalir kepada Cendekiawan Kampung yang telah menyelenggarakan seminar dalam jaringan (webinar) 2020. Mereka berharap ada webinar lanjutan untuk memantapkan langkah studi lanjutan.

(Red)