Beranda Akademi BEM Untirta Bahas Kebijakan Pangan Pemerintahan Jokowi

BEM Untirta Bahas Kebijakan Pangan Pemerintahan Jokowi

Presiden BEM KBM Untirta, Attabieq Fahmi

SERANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KBM Universitas Sultang Ageng Tirtayasa (Untirta) membahas kebijakan pertanian Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Seminar Nasional. Seminar menghadirkan pembicara nasional dan dibuka oleh Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Presiden BEM KBM Untirta, Attabieq Fahmi mengatakan, sektor pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian negara. Bukan hanya sebagai lumbung kebutuhan pangan, tapi juga sebagai mata pencaharian.

Menurut dia, langkah-langkah pemerintah yang baik selama perlu didukung agar memiliki efek yang lebih besar terutama untuk sektor ekonomi. Sehingga membutuhkan peran semua pihak agar bisa tercapai.

“Perhatian Presiden Jokowi dalam memperkuat sektor pertanian dalam menopang pertumbuhan ekonomi terutama di tengah pandemi Covid-19 sepatutnya mendapat apresiasi lebih dari kalangan masyarakat pada umumnya,” ucap Attabieq Fahmi dalam rilisnya, Sabtu (5/2/2022).

Dia menguraikan langkah-langkah tepat Presiden Jokowi dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan menuju ketahanan pangan. Di antaranya ialah peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pangan, penguatan cadangan pangan atau lumbung pangan.

“Serta modernisasi pertanian, peningkatan ekspor pertanian, langkah yang diurai oleh dalam masa Pemerintahan Jokowi,” tuturnya.

Dia mengatakan, langkah-langkah yang ada perlu disebarluaskan agar masyarakat semakin paham dengan kondisi pertanian saat ini. Serta, bisa mendorong pemerintah terus mengambil kebijakan yang tepat untuk pertanian masa depan.

Oleh karena itu, BEM KBM Untirta mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Regenerasi Petani Indonesia Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan: Mengulas Kebijakan Pemerintahan Jokowi untuk Kedaulatan Pangan Nasional di Auditorium Sindang Sari, Serang, Banten.

Seminar menghadirkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, dan pembicara lainnya yang kompeten. Termasuk Duta Petani Milenial dan Ketua Pemuda

Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia. Dan acara juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

(Red)