TANGERANG – Kantor Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) baru yang belum ditempati dan masih dalam proses pengerjaan dibobol maling. Proyek Pembangunan Gedung Baru Kantor Polresta Bandara Soetta yang sudah mencapai 95 persen menjadi sasaran komplotan pencuri keran dan shower bermerk.
Enam tersangka berinisial NN, RJ, MT, RM, SS dan Y berhasil dibekuk tim Resmob Bandara Soetta setelah melakukan aksinya di kantor penegak hukum di wilayah bandara itu.
Kapolres Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra mengatakan, para tersangka telah melakukan kejahatan yang sama di sembilan TKP berbeda sebelum melakukan aksi di Kantor Polresta Bandara Soetta baru.
“Mereka sengaja melakukan pencurian di bangunan-bangunan yang hampir jadi atau pengerjaannya 95 persen karena pengawasannya dinilai kurang ketat. Perlu diketahui pelaku baru tahu bahwa TKP tempat mereka melakukan kejahatan adalah Kantor Polresta Bandara Soetta,” katanya kepada awak media, Rabu (22/7/2020).
Sebelum beraksi di Kantor Polres Bandara Soettabbaru, komplotan tersebut beraksi di sembilan lokasi berbeda seperti, di proyek gedung Panel Listrik di Bandung 2015 lalu, proyek pembangunan sekolah dan ruko di Bogor, proyek pembangunan ruko dan gudang (panel listrik) di Cibitung, Bekasi, proyek pembangunan ruko Kelapa Gading, Jakarta Utara, pembangunan gudang, pondok unggu Kota Bekasi, pembangunan apartemen Bekasi Barat dan pembangunan apartemen di Lebak Bulus, Jakarta Timur.
Adi menuturkan, aksi pembobolan kantor Mako Polresta Bandara Soetta yang baru itu dilakukan pada Senin (26/7/2020) lalu sekira pukul 15.30 WIB.
“Mereka mengambil 12 keran dan dua shower merk Toto senilai Rp20 juta dan menjualnya Rp7,6 juta,” tuturnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, enam pelaku tersebut dijerat Pasal 363 KUHP terkait Pencurian dan Pemberatan. “Mereka diancam hukuman tujuh tahun penjara,” pungkasnya.
(Tra/Wan/Red)
