Beranda Pemerintahan Belanja APBD Kabupaten Tangerang Baru 61 Persen

Belanja APBD Kabupaten Tangerang Baru 61 Persen

Kepala BPKAD Kabupaten Tangerang Muhammad Hidayat saat diwawancara. (Saepulloh/bantennews)

KAB. TANGERANG — Serapan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang 2026 baru mencapai 61 persen hingga pertengahan September.

Dengan waktu efektif anggaran yang tersisa sekitar tiga bulan, Pemkab Tangerang masih harus mengejar 34 persen belanja untuk mencapai target 95 persen pada akhir tahun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Muhammad Hidayat mengakui, realisasi belanja masih berada di angka 61 persen. Namun, ia optimistis jajaran OPD mampu mempercepat pelaksanaan program dalam sisa waktu tahun anggaran.

“Belanja baru 61 persen per kemarin. Angka ini tentu terus bergerak setiap harinya,” ujar Hidayat saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Selasa (15/9/2026).

Dengan posisi 61 persen pada pertengahan September, Pemkab Tangerang harus menggenjot belanja secara signifikan dalam tiga bulan terakhir. Hidayat menargetkan realisasi belanja bisa menembus 95 persen.

Namun, Hidayat belum membeberkan OPD yang mencatat serapan terendah. Ia mengaku perlu melihat data realisasi masing-masing OPD terlebih dahulu.

“Kalau itu harus lihat data dulu, saya tidak hapal detail per OPD-nya. Secara global, executive summary-nya memang di angka 61 persen. Nanti kita lihat data lengkapnya dulu baru bisa jelaskan detailnya,” katanya.

BPKAD sudah menggelar evaluasi bersama seluruh OPD untuk mengejar ketertinggalan realisasi anggaran. Hidayat mengatakan para kepala OPD berkomitmen mempercepat pelaksanaan kegiatan.

“Kita sudah rapat evaluasi, dan para kepala OPD berjanji akan mengoptimalkan kinerjanya agar target pencapaian bisa sama seperti tahun kemarin,” tegasnya.

Selain mengejar serapan belanja, BPKAD juga memasang target menekan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA). Data hasil audit BPK mencatat SiLPA Kabupaten Tangerang pada 2025 mencapai Rp671,86 miliar.

Baca Juga :  Anggota DPRD Banten Minta Pembahasan Raperda Puspemkab Serang Dipercepat

Tahun ini, BPKAD menargetkan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) turun menjadi sekitar Rp400 miliar.

“Dari tahun sebelumnya kita sudah menurun, tahun sebelumnya 700, sekarang 600 miliar, dan tahun ini kita targetkan hanya sekitar 400-an miliar. Mudah-mudahan enggak jauh,” tandas Hidayat.

Penulis : Saepulloh
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd