Beranda Gaya Hidup Begini Nih Trik Jajan di Luar, Tapi Kantong Tetap Tebal

Begini Nih Trik Jajan di Luar, Tapi Kantong Tetap Tebal

1942
0
Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

Ketika hari gajian tiba, banyak diantara kita yang langsung merayakannya dengan membeli barang-barang favorit atau tiker liburan. Itu sah-sah saja, sebagai reward atas kerja keras selama 30 hari bekerja.

Tapi kedua kebiasaan itu nggak berlaku buat blogger hijab asal Semarang, Rosalina Susanti.

Ia lebih senang jajan makanan untuk memuaskan lidah dan perutnya. Walau sekadar icip-icip kuliner terbaru atau favoritnya, Rosa, sapaan akrabnya, sering kali tak sadar dompetnya semakin menipis.



Saking seringnya travel kuliner, Risa sempat membuat perjanjian dengan sang suami agar anggaran keuangan tidak bocor karena hobi jajannya. Hasilnya, tetap saja nihil.

” Jatuhnya malah saya cranky kalau nggakpernah jajan sama sekali,” curhatnya dilansir dream.co.id.

Namun kebiasaan jajan itu perlahan-lahan mulai berkurang. Rosa berusaha berdamia dengan diri sendiri. Bersama suami, dia tak bosan-bosannya meramu cara agar bisa berhemat saat jajan di luar rumah.

” Sekarang sebulan sekali itu sudah minim banget, dulunya kami jajan di luar bisa seminggu sekali,” katanya.

Trik jajan di luar rumah namun kantong tetap aman seperti apa yang dibuat Rosa dan suaminya itu?

1. Pilih tempat makan yang menunya sesuai dengan selera dan budget
2. Jangan pesan menu yang sama jika jajan dengan teman-teman
3. Kombinasikan antara menu dengan harga ‘agak mahal’ dan murah

Kamu termasuk yang juga hobi jajan di luar rumah? Coba baca trik Rosa di sini. Dompet nggak jebol, perut kenyang, dan hati bahagia.

Kirimkan tips inspiratif kamu ke [email protected], dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

2 dari 3 halaman

5 Perbedaan Orang Kaya dan Orang yang Pura-pura Kaya

Dream – Don’t judge a book by its cover. Petuah itu bisa diterapkan ke segala aspek. Termasuk menilai perekonomian seseorang.

Tak jarang orang menilai penampilan seseorang sebagai orang berada padahal sebenarnya kondisi uangnya biasa-biasa saja. Bahkan nyerempet` pas-pasan.

Tapi tak sedikit juga yang menjumpai penampilan seseorang yang biasa saja namun di balik itu ia bergelimpangan harta.

Penampilan seseorang memang tak bisa dilihat sekilas. Ada beberapa perbedaan dalam karakter atau hal mendasar lainnya antara orang kaya dengan yang pura-pura kaya.

Mereka yang masuk dalam kategori pura-pura kaya sebetulnya masuk ketegori pas-pasan. Namun untuk menutupi kekurangan secara material, mereka menutupinya dengan penampilan yang serba mewah. (Red)