Beranda Sosial dan Budaya Begini Kisah Perjuangan Pedagang Cilok Naik Haji

Begini Kisah Perjuangan Pedagang Cilok Naik Haji

492
0
Harsono, penjual cilok sekaligus penyapu jalan di Jember. (Foto/Inews/Bambang Sugiarto)

MIMPI Harsono bisa menunaikan ibadah haji akhirnya kesampaian. Bukan hal mudah bagi seorang penyapu jalan di Jember ini bisa menunaikan rukun Islam kelima ini. Pria 49 tahun ini harus menyisihkan menabung selama delapan tahun demi niat tulusnya berhaji.

Warga Jalan Danau Toba, Jember, Jawa Timur yang hanya bekerja sebagai penyapu jalan itu tahun ini mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji setelah menabung selama delapan tahun tepatnya sejak 2011 lalu. Harsono tak sendirian. Dia berangkat ke Tanah Suci bersama istri tercinta.

Ditemui di rumahnya, Harsono mengaku tidak menyangka cita-citanya menunaikan ibadah haji akhirnya tercapai. Dia pun tak berhenti berucap syukur karena tahun ini mendapat jatah porsi berangkat haji. “Saya tidak menyangka kalau bisa berangkat haji tahun ini. Alhamdulillah,” katanya, Selasa (9/7/2019).

Dia menuturkan, niat menggenapkan rukun Islam itu sudah tertanam sejak lama. Namun, rencana itu baru benar-benar dilaksanakan pada 2011 dengan menabung sisa gaji penyapu jalan yang tak seberapa ke bank.

“Mulai 2011, saya sisihkan sedikit gaji saya sebagai penyapu jalan,” ucap Harsono, pekerja harian lepas di Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Jember ini.

Demi menggapai cita-citanya mengenakan kain ihram dan melihat Kakbah, seusai membersihkan jalanan Harsono bergegas dengan berjualan cilok di Jalan Kalimantan.

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. “Dari jualan cilok itu, alhamdulillah bisa untuk nambahin tabungan haji saya dan istri,” ucapnya.

Jika tidak ada halangan, Harsono dan istrinya akan berangkat ke Tanah Suci, Mekkah pada 20 Juli 2019 mendatang. Dia bergabung dengan KBIH Al Haramain Jember. (Red)

Sumber : sindonews.com