
LEBAK – Tradisi Bedolan Bendungan Pamarayan 2026 di Kabupaten Serang berdampak pada layanan air bersih Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak. Sedikitnya 10 ribu pelanggan mengalami gangguan pasokan air setelah perubahan kondisi air di sumber pengambilan menghambat distribusi.
Direktur Perumdam Tirta Kalimaya Lebak, Ni’matullah mengatakan, gangguan tersebut berdampak pada tiga Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), yakni Cibadak, Kalanganyar, dan Pabuaran. Meski layanan mulai berjalan, distribusi air ke pelanggan belum kembali optimal.
“Ketiga SPAM tersebut meliputi SPAM Cibadak, Kalanganyar, serta SPAM Pabuaran. Memang hari ini sudah berjalan, tapi belum optimal,” kata Ni’matullah kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).
Menurut Ni’matullah, kegiatan Bedolan Bendungan Pamarayan mengubah kondisi air di sumber pengambilan sehingga Perumdam belum bisa mendistribusikan air secara normal kepada pelanggan.
Ia mengaku, pihaknya telah berkoordinasi agar penyelenggara menginformasikan jadwal Bedolan Bendungan Pamarayan sebelum kegiatan berlangsung. Informasi tersebut diperlukan agar Perumdam dapat mengantisipasi potensi gangguan layanan.
“Sebelumnya kita juga sudah berkoordinasi agar acara Bedolan Bendungan Pamarayan bisa diinformasikan sebelum pelaksanaan,” ujarnya.
Ni’matullah menyebut, pasokan air mulai berangsur pulih, meski sejumlah pelanggan masih mengalami aliran yang belum lancar. Ia berharap distribusi kembali normal sepenuhnya pada Selasa.
“Sempat terganggu sementara, tapi saat ini kondisinya mulai berangsur pulih walaupun belum sepenuhnya lancar kepada pelanggan. Semoga hari ini kembali normal sepenuhnya,” katanya.
Gangguan tersebut juga dirasakan warga Kalanganyar. Salah seorang pelanggan, Enjang Rojali, mengatakan air sempat tidak mengalir ke rumahnya sehingga menghambat pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Sempat terganggu, sehingga kebutuhan air bersih tidak mengalir ke rumah. Tapi hari ini sudah mulai ada walaupun belum sepenuhnya normal,” ujar Enjang.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd