Beranda Kesehatan Baznas Salurkan 3.500 Santuan Anak Yatim dengan Protokol Kesehatan

Baznas Salurkan 3.500 Santuan Anak Yatim dengan Protokol Kesehatan

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang HM Aslie Elhusyairy saat ditemui di Kantor MUI Kota Tangerang, Jumat (28/8/2020).

 

TANGERANG – Pandemi Covid-19 tak menjadi alasan untuk tidak berbagi pada anak yatim di Kota Tangerang. Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang HM Aslie Elhusyairy saat ditemui di Kantor MUI Kota Tangerang, Jumat (28/8/2020).

Pantauan di lapangan santunan tersebut dihadiri Ketua Baznas Kota Tangerang HM Aslie husyairy, Asda II Pemkot Tangerang Indri Astuti dan beberapa jajaran pengurus Baznas lainnya. Dalam kesempatan tersebut semua peserta menggunakan masker dan membersihkan tangan menggunakan handsanitizer untuk mencegah penularan Covid-19.

Aslie mengatakan, meski dalam kondisi pandemi momentum 10 Muharram yang jatuh pada 28 Agustus 2020 ini tetap harus dijadikan sebagai Idul Yatama atau lebarannya anak yatim seperti anjuran Nabi Muhammad SAW yakni menyantuni anak yatim. “Rasulullah SAW sangat menyayangi anak yatim, terlebih pada 10 Muharram. Anak yatim dan keluarhanya bahkan diundang ke rumah dan di jamu oleh Rasulullah,” katanya kepada awak medis setelah memberi santunan kepada anak yatim secara simbolis.

Menurut Aslie, pandemi yang masih belum berakhir tidak menghilangkan kebiasaan dalam menyantuni anak yatim dan dhuafa. Namun, untuk mencegah kerumunan santunan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dan hanya dihadiri sebagian yatim. “Kami mengantarkan santunannya langsung ke rumah-rumah yatim dan dhuafa untuk mencegah kerumunan,” ungkapnya.

Sebelumnya jumlah penerima santunan yatim dan dhuafa sebanyak 2.500 orang. Namun berkat adanya penambahan sedekah dari ASN Pemkot Tangerang sebesar Rp520,3 juta dan zakat Walikota Tangerang Arief R Wismansyah sebesar Rp100 juta. “Alhamdulilah warga masih bisa gotong royong memberi bantuan, dengan begitu jumlah penerima santunan ditambah menjadi 3.500 yatim dan dhuafa dengan masing-masing menerima Rp200 ribu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Aslie juga memaparkan program Tangerang Sedekah yang selama ini sudah berjalan dengan baik jarus dijaga dan ditingkatkan. “Ke depan program itu diharapkan bisa menjadi kebiasaan dan gaya hidup masyarakat Tangerang. Semoha ke depan dapat membantu mewujudkan Kota Tangerang yang sejahtera, berahlakul karimah, dan berdaya saing,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut juga turut diserahkan SK Baznas kepada Pemkot Tangerang sebagai Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) yang diketuai Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman. UPZ ke depannya akan mengkordinir secara rutin pengumpulan zakat dan sedekah dari para pegawai Pemkot Tangerang setiap bulan. (Tra/Wan/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News