PANDEGLANG – Dua kelompok pelajar di Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Banten, terlibat tawuran. Aksi itu sengaja direkam salah satu pelajar dan langsung viral di media sosial.
Video berdurasi 46 detik tersebut memperlihatkan kedua kelompok saling kejar sambil membawa senjata tajam. Dalam rekaman juga tampak dua pelajar dari masing-masing kelompok baku hantam, disoraki oleh rekan-rekannya.
Kapolsek Angsana, Iptu Akbar, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (29/9/2025) sore, setelah jam pulang sekolah.
“Betul, kejadian Senin kemarin usai pulang sekolah,” kata Akbar, Jumat (3/10/2025).
Berdasarkan penelusuran Polsek Angsana, kedua kelompok yang terlibat berasal dari SMP 1 dan SMP Angsana. Dugaan sementara, tawuran dipicu aksi saling ejek antarpelajar.
“Karena saling ejek,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak sekolah. Seluruh pelajar yang terlibat sudah diberikan pembinaan dan dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kita juga terus melakukan pembinaan kepada para siswa dan orang tua agar lebih menjaga anaknya,” ujarnya.
Menurut Akbar, pihak kepolisian secara rutin mengunjungi sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi tentang bahaya kenakalan remaja serta ancaman hukum yang bisa menjerat mereka.
“Kami terus datang ke sekolah setiap hari Senin sebagai upaya mencegah tindakan kenakalan remaja,” tegasnya.
Penulis: Memed
Editor: Usman Temposo
