
LEBAK – Seekor sapi jumbo asal Kampung Pagelaran Timur, Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah/2026.
Sapi jenis Belgian Blue Crossing dengan bobot mencapai 1,07 ton tersebut merupakan milik peternak lokal Irna Sinulingga. Sapi yang diberi nama Baron itu dibeli Presiden dengan harga Rp110 juta dan rencananya akan disembelih di Masjid Nurul Muttaqin, Desa Parakanbesi, Kecamatan Bojongmanik.
Pengawas Bibit Ternak sekaligus Petugas Lapangan UPT Puskeswan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak, Iqin Zaeny Mansur mengatakan, Baron merupakan hasil persilangan sapi Belgian Blue dengan pejantan unggul bernama Gatotkaca melalui program inseminasi buatan (IB).
“Baron merupakan sapi Belgian Blue Crossing hasil inseminasi buatan dari pejantan Belgian Blue bernama Gatotkaca. Baron lahir pada 27 Maret 2022 di wilayah Kecamatan Wanasalam. Dalam waktu sekitar empat tahun, pertumbuhan sapi tersebut dinilai sangat pesat hingga bobotnya menembus lebih dari satu ton,” kata Iqin, Rabu (27/5/2026).
Ia mengungkapkan, proses inseminasi buatan dilakukan langsung di peternakan milik Irna Sinulingga sebagai bagian dari pengembangan kualitas ternak di Kabupaten Lebak.
“Penggunaan teknologi reproduksi modern kini mulai banyak diterapkan peternak untuk menghasilkan sapi dengan pertumbuhan lebih cepat dan ukuran tubuh lebih besar,” ujarnya.
Menurutnya, proses penentuan sapi bantuan Presiden dilakukan secara ketat. Selain mempertimbangkan bobot, pemeriksaan kesehatan juga menjadi syarat utama agar hewan kurban dipastikan bebas dari penyakit menular, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Pemeriksaan dilakukan menyeluruh mulai dari kondisi fisik, kesehatan hingga memastikan sapi bebas dari PMK,” ungkapnya.
Dari sejumlah sapi yang diajukan sebagai kandidat hewan kurban Presiden, Baron akhirnya terpilih untuk masyarakat Kabupaten Lebak.
“Terpilihnya sapi lokal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak daerah karena mampu menghasilkan ternak berkualitas nasional,” tandasnya.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo