Beranda Pemerintahan Bantuan Dana Desa untuk Pandeglang Terancam Dikurangi

Bantuan Dana Desa untuk Pandeglang Terancam Dikurangi

251
0
Kepala DPMPD Pandeglang Doni Hermawan. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Alokasi bantuan Dana Desa (DD) bagi sejumlah desa di Kabupaten Pandeglang pada tahun depan terancam berkurang. Pasalnya, ada sekitar sepuluh desa yang belum mengajukan usulan pencairan DD tahap III.

Padahal batas waktu pengusulan pencairan DD tahap III paling lambat pada tanggal 20 Desember 2019. Sementara aturannya yang berlaku tahun mendatang, desa yang tidak atau lambat mengajukan tahap III, nilai bantuan tahun depan akan dikurangi sesuai nilai yang tidak terserap pada tahap III.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan mengatakan, DPMPD saat ini sedang menekankan para Kepala Desa yang belum mengajukan DD tahap III agar segera menyelesaikan usulannya.

“Ada sepuluh desa yang belum menyerahkan usulan DD tahap III. Bahkan ada satu desa yang belum mengajukan tahap II. Padahal pengajuan terakhir tanggal 20 Desember. Dampaknya terhadap DD tahun 2020. Karena jika ada Silpa, tahun depan akan dikurangi,” kata Doni, Rabu (18/12/2019).

Menurutnya, jika permasalahan ini tetap berlanjut maka dipastikan akan menggangu pada pembangunan yang didanai dari dana desa. Oleh karena itu, ia akan segera memanggil desa dan camat yang bersangkutan untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh desa tersebut.

“Kami bakal memanggil para Kades dan camatnya sekalian, untuk diberikan arahan dan mempertanyakan apa saja yang menjadi kendala pencairan DD,” ujarnya.

Ia juga menekankan kepada para camat agar menyinkronkan koordinasi dengan desa-desa yang ada di wilayahnya masing-masing. Dengan begitu, pelaksanaan program dari DD dapat berjalan sesuai rencana yang sudah terjadwal.

“Seharusnya ada pembinaan khusus terhadap kecamatan yang desanya ditemukan persoalan. Karena seharusnya usulan terjadwalkan dengan baik,” tutupnya. (Med/Red)