{"id":100012111,"date":"2026-06-06T16:49:59","date_gmt":"2026-06-06T09:49:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/?p=100012111"},"modified":"2026-06-06T16:49:59","modified_gmt":"2026-06-06T09:49:59","slug":"sosialisasi-peningkatan-pemahaman-siswa-tentang-peran-pemerintah-melalui-program-edukasi-interaktif-di-pondok-pesantren-modern-tahfidz-quran-yan-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/sosialisasi-peningkatan-pemahaman-siswa-tentang-peran-pemerintah-melalui-program-edukasi-interaktif-di-pondok-pesantren-modern-tahfidz-quran-yan-banten\/","title":{"rendered":"Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Siswa Tentang Peran Pemerintah Melalui Program Edukasi Interaktif Di Pondok Pesantren Modern Tahfidz Quran YAN Banten"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: left;\">Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen. Melalui kegiatan PKM, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di ruang perkuliahan, tetapi juga berkesempatan mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan PKM dengan tema \u201cSosialisasi Peningkatan Pemahaman Siswa tentang Peran Pemerintah melalui Program Edukasi Interaktif di Pondok Pesantren Modern Tahfidz Quran YA Banten\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan pemahaman generasi muda mengenai peran pemerintah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Siswa dan santri sebagai generasi penerus bangsa perlu memiliki pengetahuan yang memadai mengenai fungsi pemerintah, tugas lembaga-lembaga pemerintahan, serta berbagai pelayanan publik yang disediakan oleh negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Pemahaman tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk karakter warga negara yang aktif, bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran terhadap hak dan kewajibannya sebagai bagian dari masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan wawasan kebangsaan peserta didik. Selain mempelajari ilmu agama, para santri juga perlu memahami berbagai aspek kehidupan sosial dan kenegaraan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan masyarakat modern. Oleh karena itu, Pondok Pesantren Modern Tahfidz Quran YA Banten dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PKM karena memiliki lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan wawasan keislaman sekaligus wawasan kebangsaan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: left;\">Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan wawasan kebangsaan peserta didik. Selain mempelajari ilmu agama, para santri juga perlu memahami berbagai aspek kehidupan sosial dan kenegaraan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan masyarakat modern. Oleh karena itu, Pondok Pesantren Modern Tahfidz Quran YA Banten dipilih sebagai lokasi pelaksanaan PKM karena memiliki lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan wawasan keislaman sekaligus wawasan kebangsaan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pamulang menyampaikan materi mengenai pengertian pemerintah, fungsi pemerintah dalam penyelenggaraan negara, serta peran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Materi juga mencakup penjelasan mengenai berbagai bidang yang menjadi tanggung jawab pemerintah, seperti pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, keamanan, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan sosial. Melalui penyampaian materi tersebut, peserta diharapkan dapat memahami bahwa pemerintah hadir sebagai penyelenggara pelayanan publik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Program edukasi dilaksanakan secara interaktif dengan memadukan metode penyuluhan, diskusi, tanya jawab, dan simulasi sederhana. Pendekatan interaktif dipilih agar peserta tidak hanya menerima informasi secara satu arah, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Melalui diskusi dan tanya jawab, siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, serta pertanyaan terkait pelayanan pemerintah yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Metode ini terbukti mampu meningkatkan antusiasme peserta dan mempermudah pemahaman terhadap materi yang disampaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Selain membahas peran pemerintah secara umum, kegiatan ini juga menjelaskan keterkaitan antara pemerintah dan lembaga pendidikan pesantren. Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, termasuk pendidikan berbasis keagamaan yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan pendidikan, bantuan sarana dan<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">prasarana, program peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta regulasi yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan nasional. Dengan demikian, santri dapat memahami bahwa keberlangsungan dan pengembangan pesantren juga tidak terlepas dari peran pemerintah sebagai penyelenggara kebijakan publik.<\/p>\n<p>Beberapa materi penting yang\u200f disampaikan dalam kegiatan ini meliputi:<\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">1. Pengertian pemerintah dan pemerintahan.<br \/>\n2. Fungsi pemerintah dalam pelayanan publik.<br \/>\n3. Hak dan kewajiban warga negara.<br \/>\n4. Peran pemerintah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan.<br \/>\n5. Hubungan pemerintah dengan lembaga pendidikan pesantren.<br \/>\n6. Pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah.<\/p>\n<p>Pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki minat yang tinggi terhadap materi yang diberikan. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta keterlibatan aktif siswa selama sesi diskusi berlangsung. Para peserta mulai memahami bahwa pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai pengatur kebijakan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan publik dan menciptakan kesejahteraan sosial.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa Universitas Pamulang berhasil memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran pemerintah dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda, khususnya di lingkungan pondok pesantren, sehingga tercipta masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya peran pemerintah dan partisipasi aktif warga negara dalam pembangunan bangsa.<\/p>\n<p>Dosen Pembimbing<\/p>\n<p>Siska Marlina S.A.P.,M.A.P<\/p>\n<p>Pelaksana PKM<\/p>\n<p>Awalia Oktarinah, Aslihatul Haikah, Elsa Fera Mahdalena, Julianita, Pipit Fitriani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen. Melalui kegiatan PKM, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di ruang perkuliahan, tetapi juga berkesempatan mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan PKM dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1635,"featured_media":100012112,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[48],"tags":[3817,3818,3819],"class_list":["post-100012111","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kampus","tag-pkmindonesiamajukampusberdikari","tag-serangberbudi","tag-indonesiaemasgenerasidigital"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260522-WA0190-scaled.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100012111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1635"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100012111"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100012111\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":100012115,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100012111\/revisions\/100012115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100012112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100012111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100012111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100012111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}