{"id":100001414,"date":"2021-10-02T11:28:38","date_gmt":"2021-10-02T04:28:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/?p=100001414"},"modified":"2021-10-02T11:28:38","modified_gmt":"2021-10-02T04:28:38","slug":"pemilih-berdaulat-negara-kuat-ada-apa-dengan-golput","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/pemilih-berdaulat-negara-kuat-ada-apa-dengan-golput\/","title":{"rendered":"Pemilih Berdaulat Negara Kuat, Ada apa dengan Golput?"},"content":{"rendered":"<p>Halo kenalin aku Nurhavita Rahayu biasa di panggil vita atau Ivy aku mahasiswa semester satu . Ngomongin politik nih , pasti ada aja tuh sesuatu yang berbau politik . Di TV bahas politik , di Hp ada tentang politik , bahkan di perkuliahan ada juga mata kuliah Ilmu Politik . Duhhh emang ya politik itu kaya sesuatu yang sudah melekat di kehidupan, karena setiap negara punya sikap untuk menilai dan memilih aturan-aturan tentu yang berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara.<\/p>\n<p>Sikap-sikap politik di masyarakat itulah yang membentuk suatu kebiasaan yang bernama budaya politik. Budaya politik merupakan hasil panjang dari pembelajaran, pemahaman, dan analisis politik yang dilakukan masyarakat dalam kurun waktu tertentu. Di setiap negara itu pasti punya kecenderungan politik tersendiri yang pastinya beda sama negara lain. Nah karena saya tinggal di Indonesia dan budaya politik yang dianut oleh Negara Indonesia adalah budaya politik subjek atau kaula. Ya, salah satu contoh budaya politik yang satu ini cukup banyak dianut oleh masyarakat Indonesia.<\/p>\n<p>Pandeglang \u2013 Kabupaten yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil tapi sudah hampir lama aku tinggal di wilayah ini. Waktu minggu aku dan temen temen yang lain kumpul , untuk sekadar merefresh diri setelah banyaknya persoalan kehidupan yang ada hehe. Dan kita ngobrol-ngobrol random gitu.<\/p>\n<p>\u201c Eh eh kalo ngomongin tentang berita politik, bentar lagi kita ada pemilu nih\u201d Intan membuka percakapan<br \/>\n\u201c Iya nih kan sekarang umur kita udah cukup buat ikut pemilu\u201d jawab ku<br \/>\n\u201c iya betul, waktu dulu kan gabisa milih ya cuma ikut ikutan ibu atau ayah buat nyoblos surat nya terus ikutan pake yang warna biru biru itu loh yang kalo udah nyoblos pake biru \u2013 biru di jari kelingking apa ya lupa hehe\u201d . timpal dila<br \/>\n\u201c tinta biru itu ya mungkin ,hahahah bener bgtt ikut nyoblos cuma pengen pake tintanya aja \u201c. Jawabku<br \/>\n\u201c Kira kira gimana yang prospek capres \u2013 capres kita nanti selanjutnya? \u201c tanya ku.<br \/>\n\u201c ya , yang namanya politik ya begitu. Pasti semua ingin menang dan bakal ngelakuin berbagai cara ,bahkan kadang ada yang menghalalkan bebagai cara dan memberikan prospek kerja yang bagus dan baik semua\u201d. Ujar intan<br \/>\n\u201c kalau pemerintahan sekarang gimana ya? Soalnya bapakku suka banget golput karena kata beliau banyak janji janji tapi selalu ga ditepatin katanya. Apalagi kan pemilu nya dikondisi covid gini\u201d.Tanya dila.<br \/>\n\u201cyang aku denger dan baca pak Arief Budiman pernah bilang \u2018 Ini sejarah pertama, Tahun 2020 pemilihan kepala daerah pertama contohnya yang diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19.<\/p>\n<p>Pelaksanaan Pilkada tahun 2020 akan menjadi pertaruhan besar. Menurutnya, jika pada pelaksanaannya baik, ini dapat menjadi model dan landasan yang baik. Tapi kalau kita buruk melaksanakannya tahun ini, maka kalau terjadi lagi, kita juga masih meraba-raba lagi,\u201d ujar ku.<br \/>\n\u201c tapi memang betul kadang selalu banyak janji yang ga semua terpenuhi , apalagi kondisi covid gini ekonomi susah, terus banyak pengangguran, banyak pekerja yang di PHK terus datang lah parpol parpol atau calon yang menjabat yang menjanjikan ini itu, lapangan kerja lah , kenaikan gaji terus banyak dah ,yang bikin semua masyarakat kecil berharap lebih lebih gitu.\u201d Jawab dila.<br \/>\n\u201c Ada betul nya juga kadang kita gabisa seutuhnya percaya sama omongan orang , apalagi menjanjikan sesuatu yang bikin kita berharap lebih\u201d. Timpal ku.<\/p>\n<p>\u201c iya ya, terus bagaimana seharusnya ?\u201d. ganti Intan yang ingin tahu<br \/>\n\u201cYa, seharusnya kita tahu dulu apa visi, misi dan rencana kerjanya nanti kalau terpilih. Bagaimana cara merealisasikannya. Juga, realistis atau tidak. Di samping itu para capres harus mengikuti tes intelligence quoitient (IQ), emotional quotient (EQ) dan leadership quotient (LQ) dulu supaya kita benar-benar memilih capres yang benar-benar berkualitas.\u201d Jawabku.<br \/>\n\u201c betul sekali ,dan masa pandemi kaya gini kan mereka harus mempersiapkan segalanya dengan baik dan harus memenuhi protokol kesehatan dan KPU harus mengutamakan protokol kesehatan bagi penyelenggara serta pemilih, seperti memfasilitasi desinfektan, masker (kain dan medis), hand sanitizer, sabun cuci tangan, sarung tangan, pengukur suhu tubuh, pelindung wajah dan pembatas bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) serta KPU juga mengadakan rapid test terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kesehatan penyelenggara\u201d. Dila menjawab.<\/p>\n<p>\u201c memang kalo boleh tau dil,bapakmu kenapa suka golput? Kan banyak tuh yang bilang kalo golput itu orang yang males ke TPU hehe katanya lho ya \u201c. Tanya intan<br \/>\n\u201c ya mungkin aja ya menurut ku kaya kurangnya penyuluhan tentang pemilu kepada masyarakat terus masyarakat juga sudah bosan sama anji-janji pemimpin yang hanya manis di awal,Masyarakat sering menganggap tidak ada perubahan gitu meskipun pemimpinya sudah diganti dan bahkan Tingkat kepercayaan kita kepada calon yang menurun, karena banyak pejabat yang korupsi,kadang tidak adil kepada masyarakat kecil,kurang nya perhatian terhadap masyarakat begitu\u201d. Jawab dila<\/p>\n<p>\u201cyang terlihat ya seperti itu,terus\u00a0 kira kira pemimpin selanjutnya seperti apa dan bagaimana ya?\u201d tanyaku.<\/p>\n<p>\u201c ya mungkin aja ya mungkin masih sama seperti yang sudah sudah gitu,kalo pun benar melakukan apa yang di janjikan pastinya ga akan semua di jalankan, hanya sebagian \u201c. Jawab intan<\/p>\n<p>\u201ckalo kata bapakku capres capres sekarang kurang berkualitas ,hehe aduh serem kali ya bapaku kalo ngomong\u201d. Dila membalas<\/p>\n<p>\u201cterus , buat pemilu selanjuutnya gimana ?\u201d tanya ku<\/p>\n<p>\u201cya tetap datang ke TPS aja, tapi mungkin tidak akan memilih hanya saja kan kita menghargai orang orang yang terlibat dalam pelaksanaannya pemilu setempat . Buat apa gitu kalo milih caleg \u2013 caleg asal \u2013 asalan seperti memilih kucing dalam karung\u201d. Jawab dila<\/p>\n<p>\u201clhoo dila mau golput ?\u201d. tanya intan kaget<\/p>\n<p>\u201cya gatau aku juga , kita lihat dulu kan calon yang akan menjabat seperti apa,karakternya dan hal hal yang menyangkut calon tersebut\u201d. Jawab dila santai<\/p>\n<p>\u201ciya jadi kita harus tau bagaimana untuk mendapatkan pemimpin yang baik dengan memahami , mendalami , mengkaji visi misi dan program \u2013 program yang ditawarkan calon ,eh tapi ada aja ya orang yang tidak suka dengan calonnya ,sistem kerjanya ,sistem pemerintahannya tapi suka sama kaya bantuan covid , bantuan UMKM yang diberikan paslon itu adudud. Tapi kalo bisa kita harus tetap menyuarakan hal pilih kita buat memilih pemimpin dimasa yang akan datang &#8220;. Aku menanggapi<\/p>\n<p>\u201cmemang ya manusia kan tidak ada yang sempurna pasti ada sisi baik dan buruknya , balik lagi ke kita bagaimana untuk bisa memilah dan memilih mana yang baik dan yang buruk. Kita doakan aja buat nanti calon calon yang akan menjabat semoga bisa memimpin negeri ini dengan baik ,adil ,jujur ,amanah ,seperti itulah pokonya\u201d. Intan menyimpulkan obrolan<\/p>\n<p>\u201caamiin&#8230;&#8230;&#8230; aamiiin \u201c. Aku dan dila meng aamiin kan.<\/p>\n<ol>\n<li>Tak terasa sudah sore kita mengobrol random dan bahas pemilu hehe. Akhirnya kita semua pulang ke rumah masing &#8211;\u00a0 masing. (***)<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo kenalin aku Nurhavita Rahayu biasa di panggil vita atau Ivy aku mahasiswa semester satu . Ngomongin politik nih , pasti ada aja tuh sesuatu yang berbau politik . Di TV bahas politik , di Hp ada tentang politik , bahkan di perkuliahan ada juga mata kuliah Ilmu Politik . Duhhh emang ya politik itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":187,"featured_media":100001415,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[339],"class_list":{"0":"post-100001414","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-cerpen","8":"tag-who-is-the-next-president"},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/180625113736_josstoday.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100001414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/187"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100001414"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100001414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":100001450,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100001414\/revisions\/100001450"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100001415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100001414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100001414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100001414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}