{"id":100001313,"date":"2021-10-01T15:19:29","date_gmt":"2021-10-01T08:19:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/?p=100001313"},"modified":"2021-10-01T15:19:29","modified_gmt":"2021-10-01T08:19:29","slug":"kementerian-pppa-ri-xl-axiata-dan-iwapi-sepakat-pentingnya-pemberdayakan-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/kementerian-pppa-ri-xl-axiata-dan-iwapi-sepakat-pentingnya-pemberdayakan-perempuan\/","title":{"rendered":"Kementerian PPPA RI, XL Axiata dan IWAPI Sepakat Pentingnya Pemberdayakan Perempuan"},"content":{"rendered":"<p>Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) sepakat mendorong penguatan kepemimpinan perempuan Indonesia di ranah publik dan swasta. Ketiga pihak menyerukan hal tersebut di dalam acara webinar bertema \u201cPentingnya Kepemimpinan Perempuan dalam Sektor Publik dan Privat\u201d. Menurut mereka, kaum perempuan Indonesia memiliki peranan yang penting dalam memajukan dan menumbuhkan perekonomian negara.<\/p>\n<p>Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian agenda menyambut pelaksanaan \u201cG20 Presidensi Indonesia 2022\u201d, di mana Indonesia juga akan memegang posisi presidensi untuk Forum G20 Empower. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga hadir secara\u00a0online\u00a0membuka webinar yang menampilkan narasumber Plt. Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kemen PPPA, Indra Gunawan, Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi, serta Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini.<\/p>\n<p>Bintang Puspayoga mengatakan berbagai tantangan masih dihadapi para perempuan di Indonesia seperti\u00a0 diskriminasi, stigmatisasi, marginalisasi, subordinasi dan bahkan kekerasan. Oleh karenanya akses, partisipasi, kontrol dan manfaat perlu terus diperluas agar perempuan di dunia usaha bisa terus berkontribusi dalam pembangunan dan bisa menjadi bagian solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi.<\/p>\n<p>&#8220;Berbagai praktik baik tentang kepemimpinan perempuan dan berbagai program-program terobosan yang dilakukan oleh dunia usaha dalam pemberdayaan perempuan perlu terus dipromosikan agar peran dan kontribusi perempuan dapat terus dikenali dalam proses kepemimpinan di berbagai level,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menteri PPPA menambahkan, Presiden Joko Widodo telah memberikan lima arahan prioritas terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam kurun waktu 2020-2024. Salah satunya adalah pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai hulu dari berbagai persoalan pemberdayaan perempuan. Hal ini bisa memperkuat relasi kuasa dengan laki-laki, sehingga perempuan tidak terjebak dalam lingkar kekerasan dan kemiskinan. Oleh sebab itu, pemberdayaan perempuan akan memberikan\u00a0multiplier effect\u00a0karena selain memberdayakan perempuan itu sendiri, juga akan berkontribusi besar terhadap kesejahteraan keluarga, bahkan bangsa.<\/p>\n<p>Sementara itu Indra Gunawan menyampaikan bahwa Kementerian PPPA bersama dengan XL Axiata dan IWAPI menjadi\u00a0focal point\u00a0dalam mempromosikan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam dunia usaha melalui G20 EMPOWER. Melalui aliansi ini Indonesia ingin mempromosikan praktik baik dari perusahaan maupun pemerintah dalam mendorong kepemimpinan perempuan. Indonesia juga telah memiliki\u00a0advocate\u00a0dari sektor privat yang terlibat dalam mempromosikan peran kepemimpinan yang berperspektif gender dalam perusahaan.<\/p>\n<p>Menurutnya, inisiatif kesetaraan gender ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari berbagai perusahaan serta pemerintahan secara global dan nasional. Semakin hari semakin banyak perusahaan yang sadar dengan prioritas kesetaraan gender untuk mendorong inklusivitas, sekaligus meningkatkan produktivitas, profitabilitas, serta menjamin kesinambungan sumberdaya manusia, khususnya dalam jabatan managerial. Salah satu manfaat riil dari gender\u00a0equality\u00a0yang telah banyak dialami organisasi adalah tersedianya sumberdaya manusia untuk mendukung perkembangan dan mengoptimalkan kinerja dari organisasi atau perusahaan.<\/p>\n<p>Terkait hal ini, pada G20 Presidensi Indonesia 2022, G20 EMPOWER Indonesia akan membawa tiga tema utama. Pertama, meningkatkan akuntabilitas perusahaan dalam pencapain\u00a0Key Performance Indicators\u00a0untuk peningkatan peran perempuan. Kedua, memiliki program untuk mendorong peran UKM milik perempuan sebagai penggerak ekonomi. Ketiga, membangun dan meningkatkan ketahanan digital dan\u00a0skill\u00a0perempuan dalam model kerja yang akan datang.<\/p>\n<p>Selain itu, ada beberapa isu yang akan dibahas sebagai bagian dari tema G20 EMPOWER, antara lain mengenai kepemimpinan perempuan di sektor publik dan privat, perempuan dan kesempatan pengembangan karir; serta kesetaraan, peran, kesempatan dan posisi perempuan dalam sektor publik dan privat. Kemudian juga ada terkait tentang peran perempuan dalam industri yang didominasi laki-laki (khususnya isu STEM).<\/p>\n<p>Pengalaman baik dari XL Axiata<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini memaparkan pengalaman perusahaannya dalam menerapkan kebijakan terkait kesetaraan gender dan dukungan kepada karyawan untuk mencapai level pimpinan perusahaan. Menurutnya, bagi XL Axiata yang merupakan perusahaan berbasis digital, keragaman\u00a0talent\u00a0memang diperlukan. Apalagi, berdasarkan penelitian, adanya perempuan di posisi pimpinan perusahaan akan meningkatkan produktivitas dan kinerja perusahaan. Karena itu, kesetaraan gender di XL Axiata menjadi kebijakan dan agenda perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cSejumlah program kemudian kami buat untuk mendorong karyawan perempuan untuk membangun karir hingga posisi pimpinan, bahkan mulai perekrutan tidak ada diskriminasi gender. Bahkan, ada program bimbingan khusus bagi\u00a0talent\u00a0perempuan yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan karirnya. Hasil dari kebijakan yang pro kesetaraan gender di XL Axiata tersebut telah membuahkan hasil positif. Saat ini ada dua perempuan yang menduduki posisi sebagai direktur. Selain itu, 30% posisi\u00a0leader\u00a0dipegang oleh perempuan. Lebih dari itu, karyawan perempuan menjadi lebih loyal, di mana perempuan yang berpindah ke perusahaan lain lebih sedikit di banding karyawan pria,\u201d tambah Dian.<\/p>\n<p>Dian juga menegaskan perlunya mengubah persepsi keliru yang selama ini sudah tertanam di benak sebagian masyarakat yang menyatakan bahwa bidang teknologi dan STEM bukanlah dunianya perempuan. Padahal menurutnya bidang STEM sama sekali tidak ada hubungannya dengan gender, atau dengan kata lain sama sekali tidak ada alasan perempuan tidak bisa menggeluti bahkan menjadi\u00a0leader\u00a0di bidang tersebut.<\/p>\n<p>Menurutnya, partisipasi perusahaan swasta dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Indonesia sangat diperlukan untuk memastikan kesetaraan bagi pekerja perempuan dalam mendapatkan kesempatan menduduki posisi pimpinan. Selain itu, perlu pula agar seluruh sektor, bekerja sama dalam menciptakan wadah maupun program yang dapat membantu para perempuan Indonesia mengembangkan usaha dan bakat mereka.<\/p>\n<p>Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi menyampaikan, tantangan dalam upaya pemberdayaan perempuan adalah budaya patriarki yang masih kental yang menjadi beban ganda bagi perempuan dalam wujud stigma,\u00a0stereotype, dan\u00a0glass ceiling effect\u00a0yang menghambat kemajuan karir perempuan. Padahal menurutnya, perusahaan yang menerapkan keseteraan gender pada karyawannya akan mendapatkan berbagai keuntungan yang bisa meningkatkan kinerjanya.<\/p>\n<p>Dia antara lain menyebut, kemampuan mengakomodir kebutuhan pelanggan akan meningkat. Karena itu, penerapan keseteraaan gender ini bukan hanya menyangkut jam kerja yang fleksible bagi karyawan perempuan, melainkan juga bagaimana melibatkan mereka dalam hal meraih kesuksesan serta dalam kebijakan strategis lainnya.<\/p>\n<p>G20 EMPOWERs Best Practices Playbook 2021<\/p>\n<p>Playbook\u00a02021 adalah salah satu upaya keberlanjutan dari G20 EMPOWER dalam bentuk buku yang berisi kumpulan\u00a0best practices\u00a0oleh 400\u00a0advocates\/pemimpin untuk mengumpulkan berbagai\u00a0insight\u00a0dari sektor publik maupun swasta.\u00a0Playbook\u00a0ini disusun sejak 2020 atas prakarsa G20 EMPOWER Saudi\u00a0Presidency\u00a0dan didukung oleh\u00a0Organization for Economic Co-Operation\u00a0and Development\u00a0(OECD).<\/p>\n<p>Sejak pertama kali dilucurkan pada 21 September 2021, Playbook ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, khususnya para pemimpin perempuan dari sektor publik dan swasta. Tujuan dari\u00a0Playbook\u00a0ini adalah mengumpulkan berbagai pemahaman mengenai seperti apa kiat dalam mempercepat peningkatan peran perempuan di berbagai sektor.<\/p>\n<p>Playbook\u00a0ini sendiri dirancang antara lain untuk mempelajari berbagai praktik\/kebijakan, ide, hingga\u00a0insight\u00a0yang dapat diadopsi dari berbagai sektor di banyak negara. Selain itu juga akan memungkinkan bagi pemerintah dari negara anggota G20 untuk belajar tentang praktik terbaik yang dapat diterapkan terkait kolaborasi lintas sektor yang diterapkan di berbagai negara. Kemudian, menjadi kesempatan bagi para G20 EMPOWER\u00a0Advocates\u00a0untuk berbagi pengalaman kolaborasi terbaik mereka bersama pemerintah dalam mengembangkan pemberdayaan perempuan.<\/p>\n<p>Terakhir, sebagai salah satu wadah yang dapat menghubungkan perusahaan dan pemerintah dalam hal memperkuat jaringan G20 EMPOWER di seluruh negara anggota G20.\u00a0G20 EMPOWER Playbook 2021\u00a0dapat di akses melalui tautan ini :\u00a0https:\/\/www.g20.org\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/Empower-Playbook-2021-complete_September-20_compressed.pdf<\/p>\n<p><strong>(***)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) sepakat mendorong penguatan kepemimpinan perempuan Indonesia di ranah publik dan swasta. Ketiga pihak menyerukan hal tersebut di dalam acara webinar bertema \u201cPentingnya Kepemimpinan Perempuan dalam Sektor Publik dan Privat\u201d. Menurut mereka, kaum perempuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":100001314,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[318],"class_list":{"0":"post-100001313","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized","8":"tag-pemberdayaan-perempuan-xl-axiata"},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/G20.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100001313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100001313"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100001313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":100001315,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100001313\/revisions\/100001315"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100001314"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100001313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100001313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.bantennews.co.id\/bantenesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100001313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}