Beranda Peristiwa Banjir Terjang Desa Cipedang Lebak, 469 KK Terisolasi dan Kesulitan Akses Bantuan

Banjir Terjang Desa Cipedang Lebak, 469 KK Terisolasi dan Kesulitan Akses Bantuan

Banjir yang melanda Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten (Foto: Istimewa)

LEBAK – Banjir yang melanda Desa Cipedang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, mengakibatkan ratusan warga terisolasi. Tercatat sekitar 469 Kepala Keluarga (KK) terdampak dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat terbatasnya akses bantuan.

Sekretaris Desa Cipedang, Sirojudin, mengatakan banjir yang terjadi sejak Sabtu pagi membuat sejumlah kampung lumpuh total. Hingga kini, warga masih sangat bergantung pada bantuan logistik, terutama bahan makanan.

“Ada sekitar 469 KK di Desa Cipedang yang terdampak banjir sejak Sabtu pagi hingga terisolasi,” kata Sirojudin saat dihubungi, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, meski ketinggian air telah berangsur surut, warga saat ini masih disibukkan dengan pembersihan rumah akibat endapan lumpur yang terbawa banjir.

“Air memang sudah surut. Namun, ada beberapa kampung yang lokasinya jauh dan sulit dijangkau sehingga belum menerima bantuan karena akses kendaraan belum bisa masuk,” ujarnya.

Sirojudin menambahkan, bantuan bagi korban banjir sejauh ini baru datang dari relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak.

“Alhamdulillah bantuan sudah ada, tetapi penyalurannya harus dilakukan dengan berjalan kaki dari rumah ke rumah karena kondisi akses jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tagana Kabupaten Lebak, Iwan Hermawansyah, memastikan pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji kepada warga terdampak banjir di Desa Cipedang.

“Kami juga telah mendirikan dapur umum di lokasi banjir untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para korban terdampak,” kata Iwan.

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo