
TANGSEL – Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sejak siang, Sabtu (4/4/2026), menyebabkan sejumlah wilayah permukiman terendam banjir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir terjadi di Kelurahan Cipayung dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Genangan merata di sejumlah titik, termasuk Perumahan Pondok Payung Mas RW 12.
Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Polisi Bambang Askar Sodiq, mengatakan banjir dipicu oleh luapan Kali Cipayung Mas yang berada di dekat permukiman.
“Air mulai naik sekitar pukul 17.06 WIB,” ujarnya, Sabtu malam.
Selain itu, luapan Kali Sasak Menteri di Jalan KH Dewantara juga menyebabkan genangan di badan jalan dan memicu kemacetan lalu lintas.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mencatat sedikitnya 11 titik terdampak banjir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Selatan, Essa Nugraha, menyebutkan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 100 sentimeter.
Di Kecamatan Pamulang, banjir terpantau paling luas. Di Komplek MA Pamulang Timur, ketinggian air mencapai 20–40 sentimeter dan berdampak pada 90 kepala keluarga.
Di Perumahan Bukit Pamulang Indah RW 04, ketinggian air mencapai 30–90 sentimeter dan merendam sekitar 300 kepala keluarga.
Sementara di Bukit Pamulang Indah Blok F RW 013, Pamulang Barat, air setinggi 40 sentimeter berdampak pada 100 kepala keluarga.
Banjir juga terjadi di Perumahan Griya Jakarta 2, Pamulang Barat, dengan ketinggian 30 sentimeter dan berdampak pada 50 kepala keluarga. Di Jalan Ketapang Blok N Pamper serta Jalan Akasia 1 Blok AC, ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter.
Di Perumahan Lembah Pinus, genangan setinggi 30–60 sentimeter merendam sekitar 130 kepala keluarga.
Selain Pamulang, Kecamatan Setu juga terdampak cukup parah. Di Perumahan Citra Prima 2, Kelurahan Kranggan, banjir setinggi 30–90 sentimeter merendam sekitar 100 kepala keluarga.
Di Kelurahan Setu, tepatnya di Jalan Puspitek, genangan air masih terlihat di sepanjang jalan dan menyebabkan lalu lintas tersendat. Sejumlah rumah di Gang Adil juga terendam hingga setinggi lutut orang dewasa.
Sementara itu, di Kecamatan Serpong, genangan dilaporkan mulai berangsur surut. Di Perumahan Serpong Jaya, ketinggian air mencapai 40 sentimeter dan berdampak pada 40 kepala keluarga.
Di Perumahan Serpong Terrace, air setinggi 35 sentimeter merendam 50 kepala keluarga. Adapun di Perumahan Green Harmoni Kencana Loka, ketinggian air sekitar 25 sentimeter dengan 60 kepala keluarga terdampak.
“Sebagian besar lokasi masih tergenang dan terus kami lakukan penanganan,” tutupnya.
Penulis: Ahmad Rizki
Editor: Usman Temposo