Beranda Politik Balon Walikota Cilegon ini Klaim Miliki Syarat Dukungan Paling Rapi

Balon Walikota Cilegon ini Klaim Miliki Syarat Dukungan Paling Rapi

525
0
Malim Hander Joni. (Gilang)

CILEGON – Pasangan Malim Hander Joni dan Hawasi Sabrawi menjadi duet bakal calon (balon) Walikota dan Wakil Walikota Cilegon ketiga yang menyerahkan syarat dukungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon. Pasangan dari jalur perseorangan ini menyerahkan bukti syarat dukungannya di hari terakhir pada Minggu (23/2/2020) sejak resmi dibuka pada Rabu (19/2/2020) lalu.

“Yang pasti kita go to keren. Bahasa keren itu kan cukup akrab di semua telinga orang. Kalau Cilegon itu bersih dan rapi, itu keren ngga? Jadi semua yang keren-keren itu insha Allah kita akan mendorongnya bersama-sama masyarakat. Karena Cilegon itu tidak bisa hanya didukung oleh seorang Walikota. Makanya saya tidak mau banyak-banyak janji kalau masyarakatnya tidak merespon,” ujar Joni bersemangat ditemui usai menyerahkan syarat dukungan di Kantor KPU Cilegon.

Pantauan BantenNews.co.id, Joni datang sendiri tanpa didampingi pasangannya Hawasi. Ia menyerahkan sekira 25.001 lembar dukungan, lebih sedikit dari jumlah syarat minimal dukungan yang ditetapkan KPU yakni sebanyak 24.699 dukungan.

“Kita kan mencarinya (syarat dukungan) susah, jadi untuk apa kita paksakan. Karena kita timnya terbatas dan kita tidak pakai logistik, jadi ini (dukungan) murni. Dukungan ini kita kumpulkan selama dua setengah bulan ya sejak akhir Oktober. Kita mengklaim bahwa administrasi kita yang paling rapi, karena kita sudah triple check. Di sistem sudah kita cek, yang ganda-ganda sudah kita keluarkan, usaha maksimal sudah selesai,” jelasnya.

Di bagian lain, Ketua KPU Cilegon Irfan Alfi menyebutkan untuk mengantisipasi adanya dukungan ganda dari pasangan balon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, pihaknya akan langsung memastikan hal tersebut kepada pendukung saat verifikasi faktual dilakukan. “Dalam hal terjadi kegandaan eksternal, kita akan meminta kepada pendukung untuk menentukan pilihannya, karena kan one man one vote, satu pendukung satu pilihan,” katanya. (dev/red)