Beranda Pemerintahan Bakal Jadi RTH, Ratusan Pedagang Pasar Jatiuwung Tangerang Direlokasi

Bakal Jadi RTH, Ratusan Pedagang Pasar Jatiuwung Tangerang Direlokasi

993
0
Sebanyak 125 pedagang di Pasar Jatiuwung yang berlokasi di Perumahan Taman Cibodas, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk direlokasi ke Pasar Laris Cibodas, Selasa (4/8/2020) - (Alwan/BantenNews.co.id)

KOTA TANGERANG – Sebanyak 125 pedagang di Pasar Jatiuwung yang berlokasi di Perumahan Taman Cibodas, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk direlokasi ke Pasar Laris Cibodas, Selasa (4/8/2020). Relokasi tersebut dilakukan lantaran Pasar Jatiuwung bakal direvitalisasi menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Fasilitas Umum Pemkot Tangerang.

Wakil Walikota Tangerang, Sachrudin mengatakan, Pasar Jatiuwung merupakan aset Pemkot Tangerang dan akan dijadikan RTH.

“Para pedagangnya kami fasilitasi melalui PD Pasar akan dipindahkan ke Pasar Laris Cibodas,” kata Sachrudin usai memimpin Apel Persiapan Penertiban Pasar Jatiuwung, Selasa (4/8/2020).





Sachrudin mengungkapkan, setidaknya 125 pedagang akan menempati Pasar Laris Cibodas dengan gratis biaya sewa selama satu tahun.

“Pedagang dari Pasar Jatiuwung masih bisa tertampung di dalam karena kita lihat masih banyak kios yang kosong, jadi nanti pedagang yang masih ada diluar bisa ditarik juga kedalam. Kami juga akan lakukan penataan disekitarnya agar masyarakat bisa merasa nyaman,” ungkap Ketua DPD Golkar Kota Tangerang itu.

Berdiri di atas lahan seluas 1.500 meter persegi, penertiban dan pembongkaran Pasar Jatiuwung berlangsung dengan tertib. Seluruh personel gabungan mulai dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, DPUPR, hingga BPBD melakukan pembongkaran sesuai dengan aturan dan SOP yang telah ditetapkan.

“Penertiban ini sudah sesuai dengan peraturan yang ada sebagai bentuk pelayanan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku ragu dengan relokasi ratusan pedagang ke Pasar Laris Cibidas. “Kalau disini sudah banyak yang tau dan ramai, kalau disana enggak banyak pembeli yang datang atau tidak. Tapi gimanapun juga kita mesti mengikuti aturan pemerintah,” ungkapnya.

(Tra/Wan/Red)