Beranda Hukum Bahaya! Kasus Narkoba di Pandeglang Masih Tinggi

Bahaya! Kasus Narkoba di Pandeglang Masih Tinggi

Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah memberikan tandatangan pernyataan sikap perang terhadap narkoba. (Foto Memed/BantenNews.co.id)

PANDEGLANG – Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang dinobatkan menjadi Kampung Tanggung Anti Narkoba. Hal itu untuk menekan tingginya kasus penyebaran narkoba di wilayah tersebut.

Saat peresmian Kampung Tanggung Anti Narkoba, Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah mengatakan, pada tahun 2021 sudah ada 50 kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Pandeglang dengan 71 tersangka yang berhasil diamankan.

Kata Belny, pada tahun 2020 kasus penyalahgunaan narkoba cukup tinggi di Pandeglang. Oleh sebab itu, pihaknya sedang mencari solusi agar kasus tersebut bisa ditekan semaksimal mungkin.

“Ini masih pertengahan dari Januari sampai Agustus, berdasarkan data tersebut kami mencoba mencari strategi apa formula yang cocok untuk daerah kita ini, sehingga tujuan yang ingin kita capai itu bisa tercapai. Sekarang ini kami canangkan kampung tangguh anti narkoba,” jelas Belny usai kegiatan, Rabu (25/8/2021).

Menurut dia, kasus penyalahgunaan narkoba sudah masuk ke semua kalangan masyarakat baik dari tingkat bawah hingga atas. Makanya diperlukan peran bersama untuk memeranginya.

“Pelakunya ini bisa kemana saja, di segmen mana saja bisa terkena. Kalau kami sendiri tidak mampu tapi kalau bersama-sama insyaallah ke depan Pandeglang bisa lebih barokah,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyampaikan, dengan adanya gagasan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kelurahan Pandeglang diharapkan mampu menekan angka kasus narkoba di Pandeglang.

Selain itu, peran semua pihak juga sangat menentukan keberhasilan dalam memerangi kasus narkoba. Karena itu, peran dari Pemkab dan para tokoh ulama juga sangat berpengaruh dalam hal ini.

“Ini butuh dukungan peran aktif dari semua komponen masyarakat untuk memerangi anti narkoba, khususnya dikalangan anak muda agar tidak terjerat jadi pemakai dan pengedar narkoba. Peran ulama juga sangat penting untuk memberikan kerohanian dan edukasi, harus ada kolaborasi dengan para alim ulama,” tutupnya.

(Med/Red)