Beranda Bisnis Bahan Baku Pakan Ternak Asal Cilegon Senilai Rp1,9 Miliar Diekspor ke Tiongkok

Bahan Baku Pakan Ternak Asal Cilegon Senilai Rp1,9 Miliar Diekspor ke Tiongkok

Bahan Baku Pakan Ternak Asal Cilegon Diekspor ke Tiongkok - foto istimewa

CILEGON – Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian di Karantina Pertanian Cilegon melakukan sertifikasi ekspor pada bahan baku pakan ternak atau dedak gandum asal Cilegon. Dedak gandum tersebut sebanyak 520 ton senilai Rp1,9 miliar yang dikirim ke Tiongkok.

Sebelum diekspor, Karantina Pertanian Cilegon memastikan bahwa bahan baku pakan tersebut bebas dari Organisasi Penggangu Tumbuhan atau serangga hidup yang memungkinkan terbawa.

“Kami telah melakukan serangkaian tindakan karantina untuk memastikan produk ekspor tidak membawa serangga hidup, seperti pemeriksaan fisik, pemeriksaan secara visual, pengambilan sampel untuk dilakukan pemeriksaan secara laboratoris serta memastikan bahwa alat angkut (kontainer) layak,” terang Andi Setiawan Pemeriksa Karantina Tumbuhan saat melakukan pemeriksaan, Rabu (10/8/2022).

Karantina Pertanian Cilegon mendukung dan memfasilitasi ekspor dengan tindakan karantina agar ekspor diterima oleh negara tujuan dan tidak mengalami penolakan.

Secara terpisah, Kepala Karantina Pertanian Cilegon, Arum Kusnila Dewi mengatakan bahwa karantina melakukan sertifikasi ekspor dengan menerbitkan sertifikat kesehatan tumbuhan sebagai jaminan bahwa produk ekspor sehat dan layak ekspor.

“Dalam hal ini, kami berpedoman pada Undang-undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan serta memastikan sesuai dengan kesepakatan Sanitary and Phytosanitary (SPS) atau SPS Agreement,” terang Arum.

(Man/Red)