Beranda Kesehatan Bahan Alami yang Dibenci Nyamuk, Ampuh Cegah Demam Berdarah

Bahan Alami yang Dibenci Nyamuk, Ampuh Cegah Demam Berdarah

Ilustrasi - foto istimewa dream.co.id

Penyakit demam berdarah merebak kala musim hujan, karena pada musim ini jumlah air melimpah, yang mana amat sangat penting bagi nyamuk untuk berkembang biak. Itulah sebabnya kita harus rajin-rajin mengeringkan air yang menggenang supaya populasi nyamuk berkurang.

Tentu sulit untuk membasmi nyamuk-nyamuk yang ada. Tapi, kita bisa mengusir dan menghindari gigitan mereka dengan menggunakan bahan-bahan sederhana berikut ini.

1. Kopi

Tak cuma enak untuk diminum, kopi ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk. Caranya mudah. Cukup taburkan bubuk kopi ke air yang tergenang, misalnya ke genangan air yang ada di halaman atau pekarangan rumah yang sulit untuk dikeringkan.

Bubuk kopi akan membuat telur-telur nyamuk menjadi kekurangan oksigen sehingga mati dan gagal berkembangbiak. Tanda telur nyamuk telah mati adalah mengambang ke permukaan air.

2. Serai

Serai dikenal sebagai salah satu bumbu masak. Serai memiliki aroma yang khas sehingga menambah sedap masakan. Aroma khas serai berasal dari zat yang bernama citronella, dan ternyata aroma tersebut tidak disukai oleh nyamuk.

Untuk mengusir nyamuk, serai dipotong-potong atau diiris-iris agar aromanya dapat keluar. Taruh irisan serai dalam wadah dan tempatkan di tempat-tempat yang sekiranya ada nyamuk.

3. Bawang putih

Bawang putih disebut-disebut bisa mencegah seseorang dari gigitan vampir. Untuk mencegah dari gigitan nyamuk juga bisa, lho. Itu berkat kandungan sulfur yang ada di dalamnya yang tak disukai oleh serangga, termasuk nyamuk. Ambil beberapa siung bawang putih. Kupas kulitnya, lalu diiris, dicincang, atau dimemarkan, dan taburkan di tempat-tempat yang sekiranya nyamuk berada.

Bisa juga dengan direbus bersama air secukupnya terlebih dahulu. Tuang air rebusan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di tempat-tempat yang sekiranya nyamuk berada.

Makan bawang putih juga bisa membantu melawan nyamuk. Bawang putih mengandung senyawa aktif yang disebut allicin yang memberikan aroma khas bawang putih. Aroma ini dilepaskan melalui pori-pori tubuh kita saat mengonsumsi bawang putih.

4. Warna terang

Pernah lihat nyamuk berterbangan di sekitar kepala kamu? Nyamuk senang melakukannya karena warna rambutmu termasuk warna gelap, yakni hitam. Intinya, nyamuk suka dengan warna-warna gelap, seperti hitam, coklat tua, merah pekat dan biru tua.

Menurut studi yang dilakukan oleh peneliti dari New Jersey Agricultural Experiment Station di Rutgers University, nyamuk dan serangga lainnya lebih tertarik pada warna gelap karena warna tersebut menyerap dan menyimpan karbondioksida yang diproduksi tubuh, dan itu disukai oleh nyamuk. Disarankan untuk menggunakan warna-warna terang, seperti kuning, putih, atau warna-warna pastel, untuk pakaian, seprai, gordyn, dan sebagainya.

5. Lemon dan cengkeh

Lemon dan cengkeh sama-sama memiliki aroma yang khas. Apabila keduanya disatukan, maka akan tercipta aroma segar yang diyakini tidak disukai oleh nyamuk. Oleh karena itulah lemon dan cengkeh juga kerap digunakan untuk mencegah gigitan atau mengusir nyamuk. Cukup ambil satu buah lemon dan belah menjadi 2 bagian atau diiris-iris tebal. Tancapkan cengkeh secukupnya pada daging buah lemon. Taruh lemon cengkeh dalam wadah dan tempatkan di tempat-tempat yang sekiranya ada nyamuk. Lemon bisa digantikan dengan jeruk nipis.

Ada berbagai macam cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk mencegah gigitan dan mengusir nyamuk, yang mana bisa mencegah kita dari serangan penyakit demam berdarah. Jangan malas untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, karena penyakit lebih baik dicegah daripada diobati. (Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News

Dukung BantenNews.co.id untuk terus menyajikan jurnalistik yang independen. Klik disini