Beranda Nasional Badan Karantina Diminta Tingkatkan Laju Ekspor

Badan Karantina Diminta Tingkatkan Laju Ekspor

1440
0
Petugas Karantina Pertanian Cilegon memeriksa Cabai yang akan dikirim ke Sumatera - foto istimewa

BOGOR – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Karantina Pertanian Tahun 2021 yang digelar di Hotel Swissbell Hotel, Jalan Padjdjaran V, Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/1/20201).

Dalam kesempatan ini, Mentan meminta Badan Karantina Pertanian terus menjaga kualitas produk pertanian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan ekspor nasional sesuai program jangka panjang yang telah disusun brsama, yakni Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks).

“Besok saya mau lihat ekapor yang digerakkan karantina diatas 500 triliun. Makanya Integritas dan Team Worknya harus kuat, harus transparan dan inovatif. Yang pasti polanya harus cermat, harus cepat dan harus akurat,” kata Mentan.





Karena itu, Mentan menekankan pentingnya memahami tugas dan tanggung jawab setiap unit kerja agar mampu mengeksekusi agenda pelipatgandaan ekspor pertanian sesuai arahan dan petunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pesan saya hanya satu, yaitu memahami dan mengerti tugas kalian. Saya berharap bisa melaksanakan dan mampu mengeksekusinya. Dan satu lagi kalian harus fokus pada program tiga kali lipat ekspor,” katanya.

Dikatakan Mentan, Badan Karantina Pertanian secara khusus akan diberi tugas untuk memimpin gerakan tiga kali ekspor (Geratieks). Ia meminta tugas tersebut bisa dilaksanakan secara baik, dengan mengedepankan inovasi teknologi dan meningkatkan sinergitas dengan seluruh entitas yang ada.

“Memang ini bukan tugas mudah, tapi sudah kita buktikan di tahap pertama tahun 2020, dimana kita berhasil mencapai target yakni peningkatan nilai sebesar 12 peraen sesuai skema peningkatan tiga kali lipat,” katanya.

Menurut Mentan, sektor pertanian sejauh ini telah membuktikan diri mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional disaat sektor lainya terkontraksi akibat pandemi Covid 19 yang berkepanjangan. Bahkan, capaian ini masih bisa ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya dengan menjalankan program terintegrasi.

“Kita bersama telah membuktikan bahwa dengan program yang terintegrasi sektor pertanian mampu bertahan bahkan menopang pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Mentan menambahkan, ke depan sektor pertanian menjadi pilihan pasti bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, produk pertanian harus memiliki daya saing yang tinggi, sehingga terus memperkuat posisi pasar internasional.

“Tugas Saudara adalah memastikan agar produk pertanian kita dalam kondisi sehat dan aman. Kemudian dapat memenuhi kebutuhan pangan dan pakan masyarakat Indonesia. Tolong ini dikawal terus,” katanya.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil menjelaskan bahwa rakernas ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi dan Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam meningkatkan pengawasan dan pengamanan terhadap semua produk pertanian dari hulu sampai hilir.

“Intinya kami akan menjalankan arahan bapak Presiden dan Bapak Menteri terkait pencegahan hama dan pengamanan pangan. Kemudian Karantina juga akan mensertifikasi peoduk-produk pertanian untuk ekspor. Karena itu, saya minta semua jajaran karantina terus menganalisis produk pertanian yang ada,” tutupnya. (Red)