Beranda Sosial dan Budaya Awas! Buang Sampah Sembarangan, Remaja Ini Disanksi Turun ke Sungai

Awas! Buang Sampah Sembarangan, Remaja Ini Disanksi Turun ke Sungai

163
0
Dua remaja terkena sanksi untuk mengambil kembali sampah yang dibuang ke aliran sungai. (Ist)

SERANG – Kebiasaan buruk membuang sampah di aliran sungai maupun di sembarang tempat membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang gerah. Bukan saja kerap menjadi penyebab banjir, sampah warga yang dibuang sembarangan menjadikan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten kumuh.

Untuk memberikan efek jera, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang menempatkan petugas khusus di sungai dan tempat lainnya yang biasa menjadi tempat warga membuang sampah. Mulai dari Kali Gandu, Kepandean, Terminal Cipocok dan Penancangan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Ipiyanto menyatakan langkah tersebut untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat dan sekaligus memberikan efek jera untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami dari dinas lingkungan hidup mencoba menempatkan petugas dan bekerja sama dengan masyarakat setempat yang lokasinya selalu dipergunakan untuk pembuangan sampah liar,” kata Ipiyanto, Sabtu (21/9/2019).

Petugas DLH, kata Ipiyanto melakukan teguran kepada masyarakat yang tidak membuang sampah pada tempat sampah yang sudah ditentukan. “Sampah yang sudah dibuang untuk dipungut kembali oleh mereka agar dibuang pada tempat sampah yang sudah ditentukan,” katanya.

Teguran terhadap pembuang sampah sembarangan tersebut, kata dia, sengaja direkam dalam bentuk video. “Sangsi pelanggaran ini sebagai salah satu cara pembelajaran bagi masyarakat. Uji coba piket atau jaga ini baru kami lakukan di lokasi sampah liar yg berada diwilayah MAN 1 Serang, Singandaru,” kata dia.

Dalam video berdurasi kurang dari empat menit tersebut, petugas meminta pembuang sampah ke sungai untuk mengambil kembali sampah yang sudah terlanjur dibuang ke sungai. “Pada saat kejadian pelanggaran itu yang bersangkutan sempat kabur tapi kami kejar untuk kembali lagi mengambil sampahnya. Semoga dgn cara ini masyarakat jadi kapok dan tidak mengulangi lagi,” kata Ipiyanto. (You/Red)