Beranda Bisnis Awas! 5 Pandangan Finansial Ini Tak Lagi Relevan Diera Modern

Awas! 5 Pandangan Finansial Ini Tak Lagi Relevan Diera Modern

550
0
Ilustrasi - foto istimewa jpnn.com

Berbicara soal finansial, pastinya selalu ada mitos yang telah diyakini sejak lama. Mitos itu tentu memiliki tujuan beragam, misalnya agar masyarakat dapat mengatur dengan baik kondisi keuangannya. Akan tetapi, jika diterapkan saat ini kebanyakan mitos finansial yang lalu sudah tak lagi relevan.

Berikut ini ada 5 mitos terkait keuangan yang sudah banyak beredar dan dipercaya masyarakat. Dengan membaca situasi saat ini, 5 pandangan tersebut bisa dipatahkan. Apa saja 5 pandangan finansial yang sudah tidak lagi relevan saat ini? Berikut ulasannya seperti dilansir dream.co.id.

1. Menabung tidak perlu dihitung

Dahulu, rumus mengelola uang yang sering kita dengar adalah “ tabungan = pendapatan – pengeluaran”. Pandangan tersebut kini sudah tak lagi relevan. Alasannya, rumusan tersebut dapat menjebak dengan pandangan “ tabungan hanya dari sisa pengeluaran”.

Padahal, menabung juga harus penuh perhitungan. Menurut pakar keuangan, kamu sebaiknya meluangkan 10 – 30% penghasilan per bulan untuk disimpan. Artinya, setiap kali mendapat gaji hal pertama yang kamu lakukan adalah menabung. Selain itu, tabungan perlu dibagi ke dalam beberapa pos (tabungan pendidikan, traveling, hobi, dana darurat, dan seterusnya) serta memiliki target nilai dan waktu.

2. Cicilan bikin beban

Pandangan umum meyakini bahwa cicilan sekecil apa pun pasti membebani hidup. Oleh karena itu, usahakan hidup tanpa cicilan sepeser pun. Sebenarnya, pandangan tersebut tidak sepenuhnya salah. Namun, seiring banyaknya kebutuhan cicilan terkadang tak bisa dihindari, terutama saat ada kebutuhan yang mendesak.

Kamu tetap bisa menghadapi cicilan dengan tenang selama mampu mengelolanya dengan baik. Salah satu caranya adalah memastikan besaran total cicilan tidak melebihi 30% penghasilan per bulan. Saat membayar cicilan, kamu juga perlu disiplin waktu dengan mengusahakan untuk tidak menunggak.

Saat ini, layanan pembayaran angsuran kreditsudah semakin mudah melalui Traveloka. Dengan menyediakan fitur tersebut, kamu bisa membayar cicilan dengan mudah, cepat, serta bisa diakses kapan dan di mana saja. Menariknya, kamu juga bisa lebih berhemat karena banyaknya promo seperti potongan harga ataupun bebas biaya administrasi.

3. Urusan perut nggak perlu ngirit

Banyak orang menganggap penghematan wajib dilakukan di segala hal, kecuali untuk urusan perut. Pandangan tersebut membuat sebagian orang berpikir jika mau makan tak perlu mempertimbangkan harga.

Hal yang perlu kamu sadari, terlalu memanjakan perut tidak baik terlebih jika faktornya karena lapar mata saat melihat makanan. Padahal, biaya makan merupakan salah satu pengeluaran terbesar dalam hidup. Oleh karena itu, kamu tetap perlu melakukan penghematan untuk hal makanan dengan mempertimbangkan harga serta kualitas saat membelinya.

4. Beli rumah mumpung masih muda

Sudah umum rasanya mendengar nasihat orang-orang yang menyarankan “ selagi muda, usahakan untuk membeli rumah”. Pandangan tersebut membuat banyak anak muda merasa harus segera memiliki rumah secepatnya dengan mengambil KPR yang pada akhirnya menjadikan beban tersendiri.

Hal yang perlu kamu sadari, mengambil cicilan KPR membutuhkan pertimbangan matang. Pasalnya, skema kredit rumah ini sangat kompleks dan memiliki jangka waktu yang panjang. Kamu harus memahaminya dengan saksama terkait sistem pembayaran dan bunga KPR sebelum memastikan mampu menanggungnya selama belasan hingga puluhan tahun ke depan. Jadi, pastikan untuk membeli rumah hanya saat kamu benar-benar mampu membelinya.

5. Jangan pakai kartu kredit

Dari dulu sampai sekarang, banyak orang menyuarakan anti kartu kredit. Kartu kredit dianggap sebagai salah satu penyebab orang terbelit utang dan dikejar-kejar debt collector. Tak hanya itu, pandangan lain yang muncul adalah kartu kredit membuat siapa pun jadi ketagihan belanja.

Lagi-lagi, pandangan tersebut tidak relevan karena semua kembali pada individu masing-masing. Ketika berhadapan dengan kartu kredit, pengendalian diri menjadi kunci. Jika digunakan dengan bijak, kartu kredit bisa membantu kamu dalam banyak hal.

Apalagi, banyak promo menarik yang menguntungkan saat kamu membayar pakai kartu kredit. Untuk itu, kamu tidak perlu antipati terhadap penggunaan kartu kredit dengan tetap menggunakannya secara bijak dan seperlunya.

Itu dia 5 pandangan finansial yang tidak lagi relevan saat ini. Dengan penjelasan di atas, kamu tidak perlu lagi khawatir saat memiliki cicilan ataupun kartu kredit. Sebaliknya, pertimbangkan kembali saat akan menabung, membeli makanan, dan memutuskan menyicil KPR. Yuk, bekali diri dengan pengetahuan finansial yang baik dan jadilah anak muda cerdas dengan mengelola uang sendiri sedari dini! (Red)