Beranda Peristiwa Asap Kebakaran TPSA Masih Menghantui, DLH Cilegon : Didominasi Mengandung CO

Asap Kebakaran TPSA Masih Menghantui, DLH Cilegon : Didominasi Mengandung CO

824
0
Kabut asap menghalau pandangan di ruas fly over SKI, Kota Cilegon, Jumat (9/8/2019) pagi. (Foto : Gilang)

CILEGON – Sejak awal pekan lalu, asap tebal atas dampak insiden kebakaran sampah di areal Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung masih menutupi sejumlah wilayah di Kota Cilegon. Kalau sebelumnya asap menyelimuti beberapa pemukiman warga, kini asap dengan aroma khas sampah yang terbakar tersebut bahkan menghalau pandangan pengendara di ruas jalan protokol.

Terpantau pada Jumat (9/8/2019) pagi, arah angin ke timur disinyalir memicu kabut asap tersebut di saat warga baru akan memulai rutinitas. “Yang pasti kita masih lakukan upaya pemadaman dari empat penjuru. Dari 6.000 meter persegi (areal sampah yang terbakar), tinggal 2.000 meter lagi yang belum,” ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, Nikmatulloh, Kamis (8/8/2019) kemarin.

Ia mengaku belum dapat memprediksi kapan utamanya kondisi udara sebagai dampak dari kebakaran itu akan berangsur normal. “Tidak bisa saya prediksi, karena api itu kalau disemprot disini, dia pindah ke yang lain karena itu kan (hamparan) sampah,” katanya.

Data yang dihimpun BantenNews.co.id, insiden yang masih berlangsung itu bahkan sudah mengakibatkan warga yang menetap di sekitar lokasi kebakaran memilih untuk mengungsi. Tercatat sekira 123 jiwa warga yang berasal dari 37 Kepala Keluarga (KK) memilih menghindar dengan pertimbangan dampak kesehatan.

“Kita juga sudah pasang ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) portabel di lokasi, hasilnya kandungan asap itu yang paling tinggi CO (karbon monoksida) sama polutan,” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Ujang Iing. (dev/red)