
SERANG — Arus balik Lebaran 2026 penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni melonjak tajam. Kenaikan penumpang dan kendaraan bahkan menyentuh hingga 80 persen, memicu kewaspadaan jelang lonjakan susulan akhir pekan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menyebut tren kenaikan terjadi di semua kategori.
“Data dari Lampung menunjukkan penumpang, kendaraan, hingga pejalan kaki naik, bahkan ada yang sampai 80 persen,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Per 24 Maret 2026, pejalan kaki naik 41 persen dari 9.147 menjadi 12.889 orang. Sepeda motor melonjak 89 persen dari 9.807 menjadi 18.488 unit.
Mobil penumpang naik 44 persen dari 11.794 menjadi 16.985 unit. Total kendaraan meningkat 61 persen, dari 22.393 menjadi 36.076 unit. Bus juga naik 52 persen.
Tri menilai, kebijakan Work From Anywhere (WFA) membantu meredam kepadatan. Tanpa WFA, arus berpotensi macet parah. Ia memperkirakan, puncak arus bergeser ke akhir pekan karena aktivitas sekolah belum dimulai.
“Kalau tanpa WFA, Selasa malam sudah puncak. Sekarang kemungkinan Sabtu-Minggu kembali naik,” katanya.

Petugas gabungan bersiaga hingga 29 Maret 2026 untuk mengantisipasi lonjakan. Dishub juga memperkuat koordinasi lintas daerah.
Di lapangan, hambatan muncul di ruas Cinangka akibat jalan menyempit karena longsor lama. Lebar jalan sekitar empat meter membuat kendaraan harus bergantian melintas.
Pesan Anda telah terkirim
Lonjakan juga terlihat di Terminal Rajabasa, Lampung. Penumpang AKDP naik 82,68 persen, sementara AKAP melonjak hingga 657,94 persen.
Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd