Beranda Pemerintahan Aplikasi Srikandi Pemkab Tangerang Mulai Diimplementasikan

Aplikasi Srikandi Pemkab Tangerang Mulai Diimplementasikan

Acara Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) - Foto istimewa

KAB. TANGERANG  – Dalam pengembangan efisiensi pengelolaan arsip di Kabupaten Tangerang, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip menggelar sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).

Adapun, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan seluruh Perangkat Daerah dan Kecamatan. Kabid Aplikasi Informatika Diskominfo Kabupaten Tangerang, Cecep Khaerudin mengatakan bahwa agenda ini menjadi awal dari implementasi Srikandi.

“Hari ini kita bertemu dengan teman-teman OPD (organisasi perangkat daerah) untuk memberikan sosialisasi dan besok kita lanjutkan dengan bimbingan teknis kepada pengguna/operator teknis aplikasi ‘Srikandi’,” ucapnya di Ruang Rapat Wareng, Gedung Sekretariat Daerah, Tangerang, Selasa (20/9/2022).

Disampaikan, sebelumya Pemkab Tangerang telah memiliki aplikasi ‘Simpatik’ untuk mengelola arsip dan persuratan yang ada. Kehadiran aplikasi ‘Srikandi’ ini masih dalam konteks SPBE (Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik).

“Maka diharapkan untuk aplikasi-aplikasi sejenis itu bergeser ke aplikasi umum yaitu ‘Srikandi’. Simpatik masih tetap kita gunakan sambil kemudian kita mulai beralih dan mengaplikasikan Srikandi secara live,” sambung Cecep.

Narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia menjelaskan strategi percepatan implementasi aplikasi ‘Srikandi’ kepada para peserta sosialisasi agar dapat diperoleh kesepahaman untuk saling mendukung dalam penggunaan aplikasi tersebut.

“Aplikasi SRIKANDI adalah aplikasi umum bidang kearsipan yang digunakan secara nasional yang merupakan hasil kolaborasi ANRI, KEMKOMINFO, KEMENPAN-RB, dan BSSN,” ujar Koordinator Kelompok Substansi Daerah IIC pada Arsip Nasional RI, Sutiasni.

Kata dia, cara lama dalam pengarsipan dan persuratan dinilai tidak efisien, cenderung lamban untuk diakses dan tersebar dimana-mana. Dengan menggunakan cara baru berbasis digital menggunakan aplikasi TIK, ini akan menghasilkan sistem pengarsipan yang terintegrasi, efisien dan efektif, terdokumentasi dengan baik dan disajikan secara menarik.

Cecep menuturkan, yang menjadi sasaran bagi aplikasi Srikandi ini adalah semua lapisan, mulai dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah dengan target pada tahun 2024 sudah bisa terimplementasi. Diharapkan aplikasi ini dapat terus dimanfaatkan karena di satu sisi menjadi kebutuhan untuk surat dan arsip itu terorganisir oleh aplikasi Srikandi.

“Melihat animonya sangat baik dan menerapkan akuntabilitas kinerja birokrasi yang kemudian berdampak pada indeks SPBE di Kabupaten Tangerang,” tutup Cecep.

(Ril/Red)