Beranda Gaya Hidup Apa Iya Orang yang Suka Marah-marah Punya Penyakit Darah Tinggi?

Apa Iya Orang yang Suka Marah-marah Punya Penyakit Darah Tinggi?

Ilustrasi - foto istimewa liputan6.com

Benarkah jika orang yang sering marah pertanda memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi?

Ternyata dr Aida Lydia, PhD, SpPP-KGH, dari Divisi Ginjal Hipertensi Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM menegaskan bahwa hipertensi tidak dapat dirasakan.

“Kata orang tekanan darah bisa dirasa-rasa, mudah marah, tengkuk atau leher kaku, sakit kepala itu katanya tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi itu tidak bisa dirasa-rasa,” ujarnya saat ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Seseorang mengetahui tekanan darahnya tinggi atau rendah hanya dapat melalui pengukuran. Ada dua tekanan darah yang diukur, yaitu sistolik dan diastolik.

Tekanan darah sistolik yang berada di atas adalah tekanan pada pembuluh darah pada saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Pada saat memompa, jantung berkontraksi sehingga darah mengalir ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Sedangkan tekanan darah diastolik yang berada di bawah adalah tekanan darah saat jantung relaksasi dan darah mengisi jantung kembali.

Seseorang dikatakan memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi saat tekanan darah sistoliknya lebih dari sama dengan 140 mmHg dan tekanan darah diastoliknya lebih dari sama dengan 90 mmHg.

“Harus diukur, dan harus tahu angka tekanan darahnya berapa,” saran dr Aida. (Red)

Sumber : detik.com