
KAB. SERANG – Kawasan wisata Anyer–Cinangka diserbu sekitar 68.500 wisatawan hingga Senin (23/3/2026). Lonjakan tersebut memicu kemacetan di jalur utama Cilegon–Anyer, terutama di Simpang Teneng, Pasar Anyer, dan Karang Bolong.
Untuk mengurai kepadatan, petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan TNI menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas, khususnya saat jam sibuk.
Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwisatya, menyebut jumlah wisatawan terus meningkat selama libur panjang.
“Arus meningkat signifikan. Kami atur lalu lintas agar tetap aman dan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengimbau wisatawan untuk memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di jalur utama. Adapun empat rute yang dapat digunakan, yakni:
Taktakan–Cilowong–Gunung Sari–Mancak–Anyer, Palima–Cinangka, Cilegon Timur–Cikerai–Mancak–Cinangka, Pandeglang–Labuan–Carita–Cinangka (jalur pesisir).
Sementara itu, Suhendi (35), wisatawan asal Tangerang, mengaku memilih jalur Taktakan untuk menghindari kemacetan.
“Memang agak memutar, tapi tidak semacet jalur utama,” katanya.
Petugas masih terus bersiaga mengatur arus lalu lintas di lapangan. Wisatawan diminta mematuhi arahan petugas serta tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Penulis: Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor: Usman Temposo