CILEGON – Seorang sopir truk dilaporkan pingsan saat mengantre menuju Pelabuhan Merak. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Cikuasa Atas, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Sabtu (27/12/2025). Identitas sopir hingga kini belum diketahui.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, sopir truk tersebut terlihat dalam kondisi lemah dan tidak sadarkan diri. Ia digotong keluar dari dalam truk oleh sejumlah orang, kemudian dibaringkan di atas brankar untuk dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Krakatau Medika.
Informasi yang dihimpun, sopir tersebut diduga pingsan akibat kelelahan setelah terlalu lama terjebak kemacetan panjang di jalur menuju Pelabuhan Merak.
Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Ridwan membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah melakukan koordinasi terkait kondisi sopir truk tersebut.
“Insya Allah kami usahakan yang terbaik untuk koordinasinya. Kami sudah berkoordinasi dengan ASDP agar yang bersangkutan diizinkan menyeberang,” ujar Ridwan kepada BantenNews.co.id.
Menurut Ridwan, panjangnya antrean kendaraan disebabkan oleh pemberlakuan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang pengaturan lalu lintas jalan selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Dalam ketentuan tersebut, kendaraan truk golongan VII, VIII, dan IX belum diperbolehkan melakukan penyeberangan melalui Pelabuhan Merak.
“Penundaan penyeberangan ini karena ketentuan SKB,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi lalu lintas di jalur menuju Pelabuhan Merak dilaporkan masih mengalami kemacetan dan antrean panjang.
Penulis: Maulana
Editor: Usman Temposo
