Beranda Pemerintahan Antisipasi Kemarau Panjang, Distan Pandeglang Sarankan Petani Beralih Tanaman

Antisipasi Kemarau Panjang, Distan Pandeglang Sarankan Petani Beralih Tanaman

729
0
Petani Lebak terpaksa memanen padi yang masih muda akibat kekeringan yang melanda wilayah Lebak, Banten. (Foto: Ali/Bantennews.co.id)

PANDEGLANG – Guna mengantisipasi musim kemarau yang melanda Kabupaten Pandeglang, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang, Budi Januardi meminta para petani mengalihkan tanamannya dari padi ke komoditi lain yang tidak membutuhkan banyak air.

Hal itu menyusul prediksi BMKG mengenai musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dari tahun sebelumnya yakni hingga Oktober mendatang.

“Kami akui dari data BMKG musim kemarau saat ini cukup berbeda bahkan lebih dulu dan lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya dan lebih panjang,” kata Budi, Jumat (26/7/2019).

Menurutnya, kondisi itu membuat lahan pertanian mengering karena terbatasnya sumber air. Oleh karenanya, para petani harus mencari alternatif tanaman lain supaya tidak memengaruhi pendapatan mereka.

“Pola tanam tanaman yang sangat padi sawah tergantung pada kebutuhan air, tentu di musim kemarau tidak cocok. Maka ada tanaman holtikultura seperti bawang dan terong yang bisa menjadi alternatif tanaman pengganti saat musim kemarau,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Distan Pandeglang, Nasir menyampaikan, dari data yang dimiliki Distan Pandeglang ada 8.044 hektar sawah yang mulai mengalami kekeringan. Untuk membantu permasalahan itu Distan menyediakan 128 unit pompa air yang bisa dipinjam pakaikan kepada petani.

“Upaya kami memiliki brigade alsintan dan itu ada pompa air sebanyak 128 unit dan sudah kami turunkan lapangan. Jadi beberapa petani yang membutuhkan dan ada sumber airnya, sudah menggunakan itu,” tambahnya. (Med/Red)