Beranda Pilkada Serentak 2020 Antisipasi Bertambahnya Klaster Pilkada, Bawaslu Akan Tes Ulang Pengawas Lapangan

Antisipasi Bertambahnya Klaster Pilkada, Bawaslu Akan Tes Ulang Pengawas Lapangan

Ketua Bawaslu Banten, Didih M Sudi. (Iyus/BantenNews.co.id)

SERANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan kembali melakukan tes ulang pengawas lapangan. Hal itu untuk mengantisipasi bertambahnya kasus positif Covid-19 dari klaster Pilkada.

Diketahui, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menyatakan Kabupaten Serang kembali menjadi daerah zona merah penyebaran virus corona atau Covid-19. Peningkatan status ini akibat munculnya klaster pilkada.

Ketua Bawaslu Banten, Didih M Sudi mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan satuan tugas penangana Covid-19 untuk kembali melakukan tes Corona untuk seluruh pengawas lapangan pasca proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Kami akan berkordinasi dengan satgas masing-masing untuk pasca pilkada ini. Ada juga petugas kami yang meninggal dunia karena kecapean dan kecelakaan kerja itu juga kita tangani,” kata Didih, Rabu (16/12/2020).

Didih menjelaskan, sebelum pelaksanaan pemungutan suara pihaknya telah melakukan tes Corona terhadap para petugas, dimana yang dinyatakan positif corona telah diisolasi dan diganti dengan petugas lain. Dari empat daerah, sebanyak 10 petugas pengawas pemilu dinyatakan positif Covid-19.

“Kita memastikan bahwa para petugas telah bebas dari Covid-19,” katanya.

Namun dirinya tidak bisa memastikan bahwa saksi para calon terbebas dari Corona atau tidak karena tidak ada regulasi untuk membawa surat keterangan hasil tes. Mestinya, kewajiban tes Corona tidak berlaku terhadap petugas namun juga terhadap saksi karena dia turut berada di tempat pemungutan suara (TPS).

“Tidak menyebutkan satu klausul pun (saksi) menyerahkan rapid test tapi dalam rangka tanggung jawab moral bukan hanya penyelenggara harusnya karena TPS adalah tempat yang steril dari virus. Kita bekerja berdasarkan aturan, ini kekosongan hukum,” katanya.

(Mir/Red/SG)