Beranda Pemerintahan Antisipasi Banjir, Pemkab Tangerang Bakal Sediakan Perahu Karet di Tiap Kecamatan

Antisipasi Banjir, Pemkab Tangerang Bakal Sediakan Perahu Karet di Tiap Kecamatan

115
0
Rapat koordinasi terkait penanganan dan antisipasi banjir di Kabupaten Tangerang - foto istimewa

KAB. TANGERANG – Guna mengatasi banjir di musim hujan tahun berikutnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan menyediakan perahu karet, peralatan dapur umum di 29 kecamatan dan desa/kelurahan untuk mengatasi tanggap bencana banjir di wilayah Kabupaten Tangerang.

Hal terdebut disampaikan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan dan antisipasi banjir di Kabupaten Tangerang dengan seluruh Kepala OPD, Camat, dan Ormas, bertempat ruan rapat Wareng Gedung Setda Kabupaten Tangerang Banten. Kamis, (9/1/20/2020).

“Mudah-mudahan nanti di 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang tahun depan atau 2 sampai 3 tahun yang akan datang semua kecamatan desa dan kelurahan punya perahu, punya peralatan dapur umum yang bisa bisa di gunakan buat tanggap darurat bencana banjir di wilayah masing-masing,” jelas Zaki di hadapan peserta Rakor yang juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), Moch Maesyal Rasyid dan para Asisten.

“Kenapa kita perlu perahu karet dan peralatan dapur umum di setiap kecamatan, desa dan kelurahan dikarenakan pengalaman penanganan bencana banjir pada awal tahun 2020 ini mengalami kesulitan kekurangan perahu karet dan perlatan dapur umum, perahu karet yang di BPBD Kabupaten Tangerang tidak cukup mengatasi banjir yang terjadi di 14 kecamatan kemarin,” lanjutnya melalui siaran tertulis.

Zaki juga pada kesempatan tersebut meminta seluruh jajaran Pemkab Tangerang, Ormas, OKP, agar bisa berkoordinasi dan bersinergi dengan baik agar proses penanganan musibah banjir bisa segera diatasi, dan lagi musim penghujan saat ini masih awal, masih ada beberapa bulan lagi musim penghujan dan itu yang harus diantisipasi oleh semua.

“Saya minta semua saat ini berjaga dan antisipasi banjir yang bisa kapan saja terjadi karena menurut BMKG musim hujan masih sampai awal Maret, dan BPBD, Dinsos, Kecamatan agar berantisipasi segala kemungkinan yang terjadi,” katanya .

(Red)