Beranda Kesehatan Angka Positif Covid-19 Cetak Rekor Baru, BOR Rumah Sakit Merangkak Naik

Angka Positif Covid-19 Cetak Rekor Baru, BOR Rumah Sakit Merangkak Naik

Ilustrasi - foto istimewa

JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit terus merangkak naik akibat lonjakan pandemi varian Omicron yang kemarin mencetak rekor penambahan kasus harian sebanyak 57.049 kasus .

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan BOR RS Covid-19 secara nasional saat ini sudah mencapai 32,58 persen.

“Meskipun, angkanya masih lebih rendah dibanding lonjakan kedua. Saat ini persentase nasional 32,85 persen. Sementara rekor tertinggi lonjakan kedua adalah 77, 32 persen,” kata Wiku dalam jumpa pers, Selasa (15/2/2022).

Meski masih di bawah standar aman WHO yakni 60 persen, Wiku meminta masyarakat tetap mengikuti aturan Covid-19 yang berlaku saat ini agar rumah sakit tidak kolaps seperti lonjakan kedua pertengahan tahun lalu.

“Penting diingat bahwa kapasitas kesehatan memiliki batasan. Terlebih banyak tenaga kesehatan yang sudah tertular,” ucapnya.

Pemerintah menjamin ketersediaan tempat tidur termasuk upaya konversi bed akan dilakukan jika kasus terus melonjak seperti yang telah dilakukan di beberapa provinsi.

Wiku menyebut meski pasien yang harus dirawat di rumah sakit tidak terlalu tinggi, masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan penularan Covid-19 sebab rumah sakit juga memiliki keterbatasan.

“Jangan sampai kita tertular dan menulari agar tidak ada lagi yang perlu dirawat di rumah sakit,” tutup Wiku.

Kemarin, kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 57.049 orang, sehingga total kasus mencapai 4.901.328 orang.

Dari jumlah itu, ada tambahan 134 orang meninggal sehingga total menjadi 145.455 jiwa meninggal dunia, angka ini merupakan rekor baru karena lebih tinggi daripada puncak Delta Juli 2021.

Kemudian, ada tambahan 26.747 orang yang sembuh sehingga total menjadi 4.349.848 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat naik 30.168 menjadi 406.025 orang, dengan jumlah suspek mencapai 35.594 orang.

Positivity rate sudah mencapai 46,43 persen, jauh di atas standar WHO yakni 5 persen. (Red)