Beranda Hukum Anggota Satbrimob Asal Pandeglang Tewas dalam Operasi Tinombala IV

Anggota Satbrimob Asal Pandeglang Tewas dalam Operasi Tinombala IV

690
0
Anggota Polri mengangkat peti jenazah almarhum Bharatu Muhammad Saepul Muhdori. (Ist)

 

PANDEGLANG – Anggota Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) atas nama Bharatu Muhamad Saepul Muhdori gugur saat menjalankan tugas operasi Tinombala IV, Jumat (13/12/2019) sekitar pukul 12.30 WITA kemarin. Diketahui korban merupakan warga Kampung Nagrog RT 01, RW 01, Desa Bayumundu, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi. Bahwa pada Jumat 13 Desember 2019, sekitar 12.30 WITA setelah sholat Jumat di mushola Desa. Salubanga,  Kabupaten Parigi Mautong, tepatnya sekitar 50 meter dari Pos Sekat Alfa 16. Lima orang kelompok DPO MIT Poso menyerang anggota dan warga yang selesai sholat Jumat.





“Setelah menyerang, lima orang kelompok DPO MIT Poso berpencar dengan berlari masing-masing tiga orang ke arah SD Salubanga dan dua orang ke arah belakang mushola,” kata Kabid Humas Polda Banten, Sabtu (14/12/2019).

Selanjutnya, beberapa menit kemudian  terjadi kembali penyerangan dengan menembak ke arah Pos Sekat Alfa 16 dan sempat menyandra warga serta anggota pos sekat yang pulang dari sholat Jumat namun anggota pos sekat sempat melarikan diri.

Sekitar pukul 13.30 Wita satu regu dari pasukan kejar yang dipimpin oleh Danki Kejar Ipda Richar telah menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan dikarenakan Pos Sekat Salubanga saat ini terus memanggil untuk meminta bantuan melalui HT.

Diketahui Operasi Tinombala bertujuan untuk menangkap kelompok teroris Santoso. Operasi Tinombala dimulai pada tanggal 10 Januari 2016 dan merupakan kelanjutan dari Operasi Camar Maleo IV. Operasi ini melibatkan sekitar 2.000 personel. Operasi Tinombala pada awalnya dijadwalkan selesai pada tanggal 9 Maret 2016, tetapi operasi ini kemudian diperpanjang selama enam bulan. (Med/Red)