Beranda Hukum Anggota DPR RI Minta Polres Pandeglang Bekerja Ekstra Amankan Pilkada

Anggota DPR RI Minta Polres Pandeglang Bekerja Ekstra Amankan Pilkada

Anggota DPR RI Dapil I Banten, Ade Rossi Khaerunisa (kanan) saat menjawab pertanyaan wartawan. (Memed)

PANDEGLANG – Anggota DPR RI Dapil I Banten, Ade Rossi Khaerunisa meminta Polres Pandeglang untuk bekerja ekstra dalam mengawal keamanan selama proses Pilkada Pandeglang berlangsung mulai dari tahapan awal Pilkada hingga proses pelantikan nanti.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ade saat bertemu Kapolres Pandeglang di Mako Polres Pandeglang usai silaturahmi dan koordinasi terkait kesiapan anggota kepolisian dalam pengamanan Pilkada.

Dirinya memandang, Kabupaten Pandeglang ini cukup unik. Dengan wilayah yang cukup luas dan posisi desa yang cukup berjauhan maka tidak menutup kemungkinan terjadinya kerawanan Pilkada.





“Terkait ketertiban dan keamanannya tentu yang namanya pesta demokrasi ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian dari tim keamanan agar para pendukung, para pasangan kemudian juga masyarakat ini tidak terbentur kan. Kalau dibilang rawan tentu rawan karena luas wilayah di Pandeglang ini cukup berjauhan sehingga dalam hal pengamanan dari satu desa ke satu desa perlu perjuangan yang keras,” kata Ade usai bertemu Kapolres Pandeglang, Jumat (13/11/2020).

Ade berharap, selama proses Pilkada tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu perlu adanya kerja ekstra dari tim keamanan terutama dalam hal ini pihak kepolisian.

“Kami berharap Pilkada ini agar aman termasuk distribusi logistik Pilkada mudah-mudahan bisa diamankan juga sampai nanti pengamanan pada saat pencoblosan, penghitungan, penetapan dan pelantikan,” harapnya.

Selain pengamanan Pilkada, ia juga meminta selama prosesnya jangan sampai muncul cluster baru penyebaran Covid-19. “Jadi tugas besar bagi para anggota Polres Pandeglang termasuk juga penekanan agar jangan sampai muncul cluster baru Covid-19,” pintanya.

Di tempat yang sama, Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi menyampaikan, hingga saat ini kondisi tahapan Pilkada Pandeglang masih berjalan kondusif. Sebab, kata dia, dari beberapa kegiatan belum ditemukan adanya potensi yang mengganggu tahapan Pilkada.

“Alhamdulilah tim kami sudah diturunkan semua terkait kegiatan preventif dan pendekatan hukum pada masyarakat, tidak hanya pendekatan hukum secara langsung tetapi kami juga melakukan pendekatan terkait berita di media yang bisa memengaruhi tidak kondusif nya tahapan Pilkada,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, dalam hal mencegah munculnya cluster baru anggotanya diminta untuk mempedomani PKPU 13 tahun 2019 tentang pelaksanaan Pilkada di masa pandemi Corona.

“Dalam pelaksanaan pengamanan yang pertama untuk personel sudah dilengkapi APD, hand sanitizer dan sebagainya,” tambahnya. (Med/Red)