Beranda Pemerintahan Anggaran Program Bang Andra 2026 Naik Dua Kali Lipat

Anggaran Program Bang Andra 2026 Naik Dua Kali Lipat

Kepala DPUR Provinsi Banten Arlan Marzan. (Iyus/bantennews)

SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menaikkan anggaran Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) hampir dua kali lipat pada 2026. Program tersebut merupakan salah satu janji kampanye Andra Soni saat Pilkada dua tahun lalu.

Sepanjang 2025, sebanyak 61 ruas jalan desa dan satu jembatan yang tekah duyangani lewat Program Bang Andra di berbagai wilayah Banten.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan mengatakan total anggaran yang digunakan pada 2025 mencapai Rp184 miliar. Jembatan turut dimasukkan dalam program karena berfungsi sebagai penghubung antarwilayah desa.

“Total ada 62 titik yang kami tangani, karena jembatan juga bagian dari konektivitas antar desa,” kata Arlan, Selasa (20/1/2026).

Memasuki 2026, Pemprov Banten kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp164 miliar dalam APBD murni untuk melanjutkan Program Bang Andra.

Nilai tersebut meningkat signifikan dibandingkan APBD murni tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp80 miliar.

“Ini menunjukkan komitmen Pak Gubernur. Anggaran murni tahun ini hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu. Bahkan ke depan di APBD perubahan juga akan ditambahkan lagi,” katanya.

Arlan menjelaskan, Program Bang Andra dijalankan melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.

Dalam skema tersebut, Pemprov Banten berperan sebagai koordinator, sementara pemerintah daerah menangani pembangunan sesuai kewenangan masing-masing.

“Kami bagi skala prioritas, mana yang ditangani provinsi dan mana yang ditangani kabupaten/kota, karena setiap daerah punya keterbatasan anggaran dan permasalahan berbeda,” katanya.

Untuk tahun ini, ruas jalan desa yang masuk Program Bang Andra tercatat sekitar 31 titik, dengan panjang jalan yang ditangani mencapai 30 hingga 40 kilometer. Kabupaten Tangerang disebut menjadi salah satu fokus pembangunan sesuai arahan Gubernur Banten.

Baca Juga :  Hasil Wawancara Kompetensi Pejabat Eselon II Cilegon, Pansel : Masih Direkap

“Tadi juga sudah dibahas kembali kolaborasi dengan Bupati Tangerang. Insya Allah pada APBD perubahan nanti pembagian tugas akan kembali dilakukan,” kata Arlan.

Sementara, Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten, termasuk dengan para bupati, guna memastikan pembangunan jalan desa berjalan efektif dan merata.

“Koordinasi akan terus kita tingkatkan dengan bupati terkait jalan-jalan mana yang bisa kita kerjakan. Kita berbagi tugas, mana yang dikerjakan kabupaten dan mana yang ditangani provinsi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Andra.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur desa menjadi salah satu prioritas pemprov karena berperan penting dalam mendukung akses pendidikan, perekonomian, dan pelayanan publik.

“Jalan desa bukan sekadar akses fisik, tetapi menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat. Karena itu, program Bang Andra Bangun Jalan Desa Sejahtera akan kita pastikan berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran,” tegasnya.

Menurut Andra, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci agar pembangunan tidak tumpang tindih dan mampu menjangkau lebih banyak wilayah.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kita ingin memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat. Target kita sederhana, masyarakat bisa beraktivitas dengan aman, nyaman, dan produktif,” katanya.

Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd