Beranda Peristiwa Andika Minta Bantuan UEP Tepat Sasaran

Andika Minta Bantuan UEP Tepat Sasaran

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berbincang dengan salah satu warga penerima bantuan UEP. (Foto Adpim)

SERANG – Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta bantuan usaha ekonomi produktif (UEP) tepat sasaran. Hal itu disampaikan Andika saat menghadiri pembagian UEP kepada 1.900 keluarga penerima se-Banten di Puloampel, Kabupaten Serang, Rabu (24/11/2022).

“Saya ingin bantuan ini efektif, tepat sasaran dan jangan sampai nanti bantuan yang dianggarkan Pemprov Banten ini malah mengecewakan masyarakat,” ujar Andika.

Dalam kesempatan itu, Andika juga meminta petugas Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten bersama aparat Kecamatan Puloampel yang membagikan bantuan untuk membuka secara acak kemasan barang bantuan yang akan dibagikan kepada penerima. Tampak sejumlah barang yang diperiksa dan akan dibagikan tersebut di antaranya beras, tepung, minyak goreng, mi instan hingga alat pembuat kue skala dapur.

“Coba ini mixer kue ini dinyalakan sekarang. Jangan sampai nanti sampai rumah malah tidak nyala,” kata Andika meminta petugas mencoba fungsi salah satu alat pembuat kue yang akan dibagikan.

Tidak sampai disitu, Andika kemudian memanggil, juga secara acak, warga penerima ke depan dan menanyakan mengenai kesesuaian bantuan yang mereka terima dengan yang mereka butuhkan. Andika juga meminta konfirmasi dari warga penerima yang diajaknya berdialog tersebut mengenai kebermanfaatan bantuan yang mereka terima.

“Bantuan ini sangat bermanfaat sekali buat saya yang memiliki usaha kue pak. Apalagi di saat pandemi ini memang kita hampir kehabisan modal,” kata seorang Ibu penerima bantuan UEP  tata boga di Kecamatan Puloampel.

Hal yang sama juga dilakukan Andika di dua titik pembagian berikutnya yakni di Kecamatan Waringin Kurung dan Kecamatan Pabuaran.

Menurut Andika, bantuan dari Dinsos tersebut sebagai bagian dari upaya Pemprov Banten untuk membantu perekonomian masyarakat terdampak pandemi Covid 19. Untuk itu, dirinya ingin bantuan yang diberikan bisa benar-benar memberi manfaat kepada masyarakat penerimanya.

Sementara, Kepala Dinsos Provinsi Banten, Nurhana mengatakan, bantuan UEP tersebut terdiri dari dua kategori, yaitu kategori usaha warungan dan usaha tata boga.

“Dan ini sifatnya bukan bantuan sosial yang untuk keperluan sehari-hari penerima. Melainkan harus ada pertanggung jawaban berupa berkembangnya usaha mereka. Nanti ininkita monev (monitoring dan evaluasi per tiga bulannya,” kata Nurhana.

Secara keseluruhan, kata Nurhana, penerima UEP kali ini sebanyak 1.900 keluarga penerima se-Banten dengan rincian untuk usaha warungan sebanyak 1.280 unit dan tata boga 620 unit. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan UEP tersebut senilai Rp 2,5 juta. (Mir/Red)