Beranda Sosial dan Budaya Alita Bersama DMC Dompet Dhuafa Distribusi Perangkat Sekolah untuk Korban Gempa Cianjur

Alita Bersama DMC Dompet Dhuafa Distribusi Perangkat Sekolah untuk Korban Gempa Cianjur

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama PT Alita Praya Mitra membagikan perangkat sekolah untuk membantu anak-anak korban gempa Cianjur - foto istimewa

CIANJUR –  Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama PT Alita Praya Mitra membagikan perangkat sekolah untuk membantu anak-anak untuk tetap bersekolah dengan baik di tengah situasi serba terbatas pascagempa.

Head of Corporate Service PT Alita Praya Mitra Bambang Andjar Prasetyono mengatakan Alita memiliki fokus yang besar pada pendidikan sehingga penyaluran bantuan gempa difokuskan pada pemberian perangkat sekolah sebanyak 100 paket.

“Kebutuhan makanan, pakaian, dan logistik lainnya tentu saja penting, namun perangkat sekolah diharapkan bisa menaikkan semangat anak-anak di sana sehingga bisa berpengaruh positif pada psikologis si anak,” ujarnya.

PT Alita Praya Mitra dan Dompet Dhuafa membagikan sebanyak 100 paket perangkat sekolah berisi tas, buku, sepatu, dan alat tulis di Kampung Nanggeleng Kaler Rt.02/Rw.14, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu.

Melalui keterangan rilis (Senin, 26/12/2022), Ahmad Faqih sebagai General Manager Resource Mobilization Dompet Dhuafa mengucapkan terima kasih kepada PT Alita Praya Mitra, “Harapan kami, kerja sama ini bisa berjalan dengan baik dan penuh keberkahan, dan tentu kami juga berharap semoga akan banyak masyarakat yang terlibat dalam gerakan kebaikan ini sehingga bermuara pada kekuatan dan senyum manis para warga Cianjur yang terdampak gempa.

”Bencana menyisakan banyak hal yang dapat berpengaruh pada psikologis penyintas, mulai dari rasa cemas dan trauma yang terus berulang, anak-anak usia dini juga terdampak pada ranah psikologis mereka, selain pada ranah psikologis anak-anak juga menjadi korban atas hilang dan rusaknya peralatan sekolah mereka, kendati demikian sekolah juga sedang diliburkan,” katanya.

Proses penyembuhan dan pendampingan psikologis anak terhadap trauma mereka memang harus difokuskan pada kondisi pasca bencana, membangun kegembiraan serta memberikan psikologis awal untuk meningkatkan semangat kepada anak-anak terdampak bencana.

Hal ini acap kali luput dari perhatian, padahal alat sekolah juga memiliki urgensi yang cukup tinggi pasca bencana serta dapat membangun rasa kegembiraan anak dan memberikan memori yang cukup baik, terlihat dari raut wajah anak saat mengetahui isi kotak adalah tas serta sepatu, beberapa anak tidak sabar untuk mencobanya dan saling berbisik untuk menggunakannya saat sekolah sudah mulai aktif.

Bambang menambahkan, PT Alita Praya Mitra tidak akan berhenti memberikan bantuan pada para korban bencana, apalagi saat ini kondisi alam Indonesia sedang rawan terjadi bencana di berbagai wilayah.

(Red)