Beranda Pemerintahan Algomerasi PSEL Seragon, Sampah 2.000 Ton/Hari Disiapkan Jadi Listrik

Algomerasi PSEL Seragon, Sampah 2.000 Ton/Hari Disiapkan Jadi Listrik

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menandatangani kerjasama PSEL. (Istimewa)

SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Pemerintah Kota Serang, Pemerintah Kota Cilegon, dan Pemerintah Kabupaten Serang menyepakati kerja sama pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Proyek ini ditujukan untuk menangani persoalan sampah lintas daerah di wilayah Serang Raya.

Fasilitas PSEL direncanakan dibangun di Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Lokasi tersebut akan menampung sekitar 2.000 ton sampah per hari yang berasal dari Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyebut PSEL sebagai langkah konkret dalam menekan persoalan sampah di 29 kecamatan.

“Volume sampah di Kabupaten Serang cukup besar, sehingga PSEL menjadi solusi jangka panjang,” ujar Zakiyah usai penandatanganan kerja sama di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan, saat ini Pemkab Serang masih membuang sebagian sampah ke TPSA Cilowong dan mengolah sisanya melalui TPS3R. Dengan adanya PSEL, diharapkan penanganan sampah dapat dilakukan secara lebih terpadu dan efisien.

“Selama ini sampah masih kita pilah. Dengan program PSEL ini, kami meyakini persoalan sampah ke depan dapat terselesaikan,” katanya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PSEL merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam pengelolaan sampah. Ia menyebut potensi timbulan sampah di wilayah Banten dapat mencapai 4.000 ton per hari.

“Pengolahan sampah menjadi energi listrik harus dimulai dari pemilahan di sumber. Tanpa itu, biaya pengelolaan akan tinggi,” jelas Hanif.

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas PSEL diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2,5 hingga 3 tahun hingga dapat beroperasi.

Pemerintah menargetkan proyek ini tidak hanya menekan beban sampah, tetapi juga mendorong efisiensi anggaran serta pemanfaatan energi terbarukan.

Baca Juga :  Pengalaman Berkesan Serda Anas Sayori Saat Mengikuti TMMD ke-118 Kodim 0603/Lebak

Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar proyek berjalan optimal.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi,” ujarnya.

Penulis: Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor: Usman Temposo