Beranda Peristiwa Aktivis Perempuan : Stop Intimidasi Atas Rumini

Aktivis Perempuan : Stop Intimidasi Atas Rumini

214
0
Aktivis saat demo terkait pemecetan guru Rumini. (Ihya/bantennews)

TANGSEL – Aktivis perempuan yang tergabung dalam Lingkar Studi Feminis menyoroti kasus kekerasan dan intimidasi terhadap Rumini yang mencoba membongkar kasus pungli di SDN 02 Pondok Pucung, Pondok Aren.

Kekerasan dan intimidasi itu dilakukan oleh pihak sekolah dan Dinas Pendidikan yang tidak suka kebejatannya itu dibongkar. Bahkan Rumini pernah mengaku bukan hanya dirinya yang diperlakukan seperti itu, sampai keluarganya pun didatangi pihak sekolah secara diam-diam.

Ketua Lingkar Studi Feminis, Cendikia Ayu Sriwulan merasa tak terima Rumini diperlakukan seperti itu. Menurutnya, sesama perempuan dirinya merasakan sakit hati sama seperti apa yang Rumini rasakan.

“Kalau di feminisi sendiri kita membela Rumini salah satunya adalah terkait hak-hak Rumini sebagai perempuan. Kita merasakan apa yang dialami Rumini. Kita menyadari Rumini pada prosesnya selama dia mencoba mengungkap pungli dia mengalami intimidasi-intimidasi,” ujar Cendikia saat melakukan aksi di depan Puspenkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Kamis (12/7/2019).

Menurut Cendikia, Rumini didatangi beberapa pegawai Inspektorat dan pemerintahan yang diduga untuk diajak berdamai. Namun setelah itu, lanjutnya, pihak pemerintah malah memutar balikkan isu agar pemecatan Rumini tersebut terlihat sudah selayaknya. Isu-isu itu seperti sikap Rumini yang dituduh melecehkan anak murid dan melempar batu, berkata kasar, sampai perselingkuhan.

“Ini sungguh sangat keterlaluan. Saya lihat langsung kondisinya. Saya bercerita panjang lebar dengan bu Rumini. Sampai saat ini hak-hak Bu Rumini tidak dipenuhi, seperti pesangon tidak ada dan kondisi rumah Bu Rumini yang kekurangan. Menurut saya hak perempuan sangat patut diperjuangkan,” ujarnya.

Sementara itu, sama seperti sebelum-sebelumnya, saat dikonfirmasi pihak Pemkot Tangsel maupun sekolah tidak menjawab pertanyaan awak media. (Ihy/Red)