Beranda Peristiwa Aktivis di Lebak Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Intimidasi, Kasus Dilaporkan ke...

Aktivis di Lebak Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Intimidasi, Kasus Dilaporkan ke Polda Banten

Ilustrasi

LEBAK – Seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong alias Uun (56) diduga menjadi korban pengeroyokan dan intimidasi oleh sekelompok orang pada Sabtu (18/7/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka lecet di bagian kepala dan tubuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga didatangi sekelompok orang yang disebut berasal dari salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas). Korban kemudian diduga dibawa secara paksa dari rumahnya di Kampung Babakan Pulo, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.

Menanggapi peristiwa itu, Ketua Forum Warga Bersatu (Forwatu), Arwan, menyayangkan dugaan aksi penculikan, pengeroyokan, dan intimidasi terhadap Uun.

“Peristiwa dugaan penculikan, pengeroyokan, serta intimidasi tersebut jelas tidak dibenarkan dan telah mencederai prinsip negara hukum di Indonesia,” kata Arwan saat dihubungi, Minggu (19/7/2026).

Arwan mengatakan, jika benar korban diduga melontarkan ucapan yang dianggap menyerang kehormatan seseorang, hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Kalau memang dianggap menyerang kehormatan atau mencemarkan nama baik, seharusnya ditempuh melalui jalur hukum dengan melaporkan kepada aparat penegak hukum menggunakan ketentuan pencemaran nama baik atau Undang-Undang ITE, bukan dengan melakukan pengeroyokan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, usai kejadian tersebut dirinya bersama sejumlah aktivis membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani visum. Selanjutnya, laporan resmi juga telah dibuat ke Polda Banten.

“Semalam setelah peristiwa itu kami langsung membawa korban untuk visum dan membuat laporan ke Polda Banten,” ungkapnya.

Arwan meminta Polda Banten mengusut tuntas perkara tersebut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

“Kami meminta Polda Banten serius mengusut tuntas kasus ini, menangkap seluruh pelaku di lapangan, serta mengungkap siapa pun yang diduga menjadi aktor intelektual di balik aksi kekerasan tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  Sebelum Tewas di Kamarnya, Anggota Polda Banten Ini Berniat Kembalikan Senpi

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak yang disebut dalam dugaan peristiwa tersebut.

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo