Beranda Pemerintahan Aksi Demo GMNI Tuntut Persoalan Kemanusiaan di Lebak Dituntaskan

Aksi Demo GMNI Tuntut Persoalan Kemanusiaan di Lebak Dituntaskan

148
0
Mahasiswa GMNI Lebak melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Lebak. (Ali/bantennews.co.id)

LEBAK – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Lebak menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lebak, Kamis (6/12/2018).

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut penuntasan persoalan kemanusiaan di Lebak masih memprihatinkan. Persoalan ini dinilai luput dari perhatian pemerintah daerah.

Dalam aksinya mahasiswa meminta aparat kepolisian untuk mengizinkan mereka masuk ke dalam lingkungan pemerintahan menemui Bupati Iti Octavia Jayabaya hingga aksi saling dorong tak bisa dihindarkan.

Sandy Maulana, Korlap Aksi mengatakan, masih banyak persoalan-persoalan kemanusiaan di Lebak. Mulai dari sepuluh kasus pelecehan seksual dan penyakit sosial. Belum lagi fenomena gelandangan yang harusnya masalah ini belum juga mampu diatasi di usia Lebak ke-190 tahun.

“Soal kekerasan dan perlindungan perempuan dan anak kami melihat masih minimnya sosialisasi yang dilakukan Pemkab Lebak. Akibatnya, membuat masyarakat bingung ke mana harus melapor,” kata Sandy.

Undang-undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan menjadi tugas penting pemerintah karena menyangkut nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami juga mendesak agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual segera disahkan,” tegasnya. (Ali/Red)