TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berupaya terus dalam melindungi generasi muda dari ancaman dunia digital. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mendukung penuh pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas Nomor 9 Tahun 2026 yang resmi diterapkan.
Melalui kebijakan ini, perhatian khusus diberikan pada aktivitas anak di ruang digital, terutama terkait pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Aturan tersebut juga menegaskan tanggung jawab Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk menghadirkan ruang digital yang lebih aman dan ramah anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Tihar Sopian, menegaskan bahwa pihaknya siap turun langsung ke masyarakat untuk menyosialisasikan aturan tersebut.
“Kami berkomitmen penuh mendukung peraturan ini dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Tidak hanya itu, kami juga mendorong peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak-anaknya,” ujar Tihar, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, berbagai kasus yang menimpa anak saat ini banyak bermula dari dunia digital. Mulai dari kekerasan, pelecehan, hingga paparan konten ekstremisme yang kian mudah diakses melalui media sosial.
Karena itu, peran orang tua dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat. Pendampingan secara langsung saat anak mengakses internet menjadi langkah penting agar mereka tidak terjerumus ke dalam konten berbahaya.
“Orang tua harus hadir dalam aktivitas digital anak. Ini bukan hanya soal membatasi, tapi juga membimbing agar anak tumbuh dengan sehat secara mental dan sosial,” tambahnya.
Pemkot Tangerang pun berharap, melalui sinergi antara pemerintah, orang tua, dan penyedia platform digital, akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga kuat secara karakter.
Dengan langkah ini, Kota Tangerang menegaskan posisinya sebagai daerah yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga serius menjaga masa depan anak-anaknya.
Tim Redaksi
