Beranda Peristiwa Akses Jalan Wisata Mangrove Pancer Karangantu Terendam Banjir Rob

Akses Jalan Wisata Mangrove Pancer Karangantu Terendam Banjir Rob

Akses jalan wisata Mangrove Pancer, Pelabuhan Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang terendam banjir rob - (Ade/BantenNews.co.id)

SERANG – Akses jalan wisata Mangrove Pancer, Pelabuhan Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang terendam banjir rob, Selasa (7/12/2021). Akibat kondisi tersebut aktivitas warga sepanjang jalan menuju wisata Pantai Pancer terganggu.

Pantauan di lokasi, sepanjang 100 meter menuju jalan gerbang wisata Mangrove Pancer tergenang banjir rob. Bahkan banjir rob juga meluas ke sejumlah rumah pemukiman warga yang berada dekat dengan Tembok Penahan Tanah (TPT) berada di pesisir sungai.

Hingga kini air rob tersebut perlahan mulai surut. Bahkan ketinggian air mencapai kurang lebih setinggi lutut orang dewasa. Menurut warga sekitar air rob datang dari celah Tembok Penahan tanah (TPT) yang sudah rusak.

“Kalau kondisi lagi pasang, air laut masuk ke rumah warga dan menggenangi jalan ini. Air tersebut masuk dari celah-celah tanggul yang pada bolong dan pecah. Akhirnya air itu meluas ke mana-mana. Tanggul itu jarang diperbaiki,” kata Neri, warga Kasemen yang sering bermain ke Pelabuhan Karangantu.

Ia berharap Pemerintah Daerah bisa memperbaiki TPT yang rusak. Karena banjir rob akan selalu terjadi bila TPT dibiarkan rusak. Bahkan jalan sepanjang menuju jalur wisata Mangrove Pancer juga berlubang.

“Saya sih kasihan melihat aktivitas warga pada terganggu kan setiap banjir rob datang. Aktivitas mereka terganggu. Meskipun jalan akses wisata Pancer tergenang banjir rob, wisata Pancer tetap buka sih,” ucapnya.

Senada dengan Neri, Lia warga sekitar pesisir wisata Mangrove Pancer mengeluhkan kondisi TPT yang rusak. Menurutnya selain TPT yang rusak, pendangkalan sungai juga ikut juga menyumbang terjadinya banjir rob.

“Saya harap segera perbaiki jalan ini dan tanggul ini. Biar hidup kami di sini aman. Karena kami khawatir kalau terjadi robnya malam hari kan, kami kewalahan ngungsinya,” ucapnya.

(Dhe/Red)