Beranda Gaya Hidup Air Visual : Udara di Tangsel Sangat Mengkhawatirkan

Air Visual : Udara di Tangsel Sangat Mengkhawatirkan

277
0
(Foto ilustrasi: genPi.co)

TANGSEL – Kondisi udara di Kota Tangerang Selatan ternyata sangat mengkhawatirkan. Hal itu berdasarkan data yang diperoleh dari website Air Visual.

Saat awak media mengecek website tersebut pada Rabu (14/8/2019), tak diduga-duga ternyata kondisi udara di Tangsel berada di tingkat waspada serta unhealthy atau tidak sehat. Hal itu terlihat dengan warna merah dan mendapat skor 160 Air Quality Index (AQI).

Sementara untuk titik merah tersebut berada pada Griya Loka BSD dan Greencove BSD.

Metode Pengukuran Air Visual terhadap kualitas udara dilakukan menggunakan parameter PM (particulate matter) 2,5 alias pengukuran debu berukuran 2,5 mikron berstandar US AQI.

Konsentrasi PM 2,5 Tangsel jauh di atas ambang tersebut dengan torehan 162,9 mikrogram per meter kubik, jauh di atas Jakarta yang konsentrasi PM 2,5-nya mencapai 73,9 mikrogram per meter kubik.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan Yepi Suherman mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab dari udara tak sehat itu. Namun dirinya menduga hal tersebut disebabkan dari asap kendaraan.

“Berdasarkan dari penelitian kami untuk keseluruhan kota Tangsel masih baik, tapi mungkin ada beberapa wilayah seperti yang disebut tadi memang kondisi udaranya sangat mengkhawatirkan,” kata Tepi saat diwawancarai BantenNews.co.id di kantornya beberapa waktu lalu.

Yepi melanjutkan, selain dari kendaraan, polusi udara tersebut bisa juga dihasilkan dari industri-industri pembuatan beton atau batching plant.

“Ya untuk ke depannya kita akan cek kembali. Selain itu untuk masyarakat juga jangan lupa untuk selalu menanam pohon,” imbaunya. (Ihy/Red)